Sudah lebih dari 100 tahun, kita semua dihibur oleh karya seorang perempuan, penulis legendaris bernama Agatha Christie. Christie adalah seorang penulis misteri yang sudah melahirkan banyak karya. Bahkan tidak sedikit dari karyanya ini yang diadaptasi menjadi sebuah film.
Sebut saja Murder on the Orient Express, Death on the Nile, Murder in Three Acts, Thirteen at Dinner, Dead Man’s Folly, Evil Under the Sun, Appointment with Death, And Then There Were None, Marple, Poirot, A Night of Terror dan masih banyak lagi.
Jika dilihat dari situs Wikipedia, jumlah film yang dibuat dari adaptasi novel Christie totalnya ada 50 film dan 48 tayangan televisi. Bahkan dari jumlah ini ada beberapa yang dikali dua alias double. Karena ada beberapa proyek yang di-remake atau dibuat lagi.
Bayangkan! Hampir menyentuh angka 100 film dan tayangan televisi yang mengadaptasi novel Agatha Christie. Sosoknya memang sangat berpengaruh pada dunia fiksi. Bahkan, kalau ditotal seluruh novel yang pernah dibuat oleh Christie berhasil terjual hingga 2 miliar copy dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 100 bahasa.
Angka penjualan ini secara otomatis membuat Christie menjadi satu-satunya penulis fiksi perempuan dengan penjualan buku terlaris di dunia (bahkan hingga detik ini). Hanya ada dua buku atau tulisan cetak yang berhasil mengalahkan bukunya. Karya William Shakespeare dan Alkitab.

(Foto: britannica.com)
Namun, terlepas dari karyanya yang ajib, Christie juga pernah membuat heboh dunia kala ia tiba-tiba menghilang secara misterius.
Hal ini terjadi di tahun 1926, tepat enam tahun setelah debutnya sebagai penulis misteri. Melansir dari bbc.co.uk, Christie dikabarkan pernah menghilang secara misterius selama 11 hari.
Kejadiannya tepat terjadi tanggal 3 Desember 1926. Kala itu, Christie dikabarkan meninggalkan rumahnya di Berkshire, Inggris dengan mobilnya. Namun setelah hari itu, ia tidak lagi muncul di rumah. Ia menghilang.
Orang-orang di rumahnya pun lapor polisi dan mulai dari situ pencarian dimulai. Hampir seluruh Inggris heboh karena hilangnya Christie. Tidak terkecuali media. Relawan juga banyak yang turun tangan untuk mencari Christie.
Sampai akhirnya titik terang ditemukan. Di mana polisi menemukan mobil Christie yang terbengkalai. Dari situ polisi dan relawan mulai menelusuri jejak Christie. Hingga akhirnya setelah 11 hari menghilang, Christie ditemukan di Swan Hydropathic Spa Hotel di Harrogate.
Hal ini tentu menjadi kabar yang melegakan sekaligus membingungkan. Karena jarak dari Berkshire ke Harrogate cukup jauh. Jika dihitung menggunakan Google Maps, butuh waktu sekitar 4 jam 13 menit dengan naik kendaraan roda empat. Bayangkan kalau zaman dulu. Bisa jadi jarak tempuhnya jauh lebih lama lagi.

(Foto: scientificamerican.com)
Selain itu, fakta mengejutkan berikutnya adalah Christie, tidak mendaftarkan nama aslinya sebagai penginap di hotel itu. Melainkan pakai nama alias dari seorang perempuan yang konon adalah selingkuhan suaminya.
Ketika fakta ini terungkap, banyak orang mulai berspekulasi soal menghilangnya Christie. Ada yang mengatakan mungkin ia trauma berat karena isu perselingkuhan suaminya. Sehingga otaknya tidak bekerja alias linglung.
Selain itu ada juga yang mengatakan bahwa ia mengalami amnesia sesaat karena rasa traumanya itu. Namun hingga ia tutup usia, Christie tidak pernah menceritakan hal ini ke publik. Ia menutup rapat-rapat alasan di balik isu menghilang ini. Mungkin ia ingin cerita hidupnya terus menjadi misteri, seperti setiap cerita yang ia buat.

(Foto: scientificamerican.com)
(Kirana Putri, foto: bbc.co.uk)
