Bukan Hal Baru, 9 Metode Pengobatan Ini Sudah Ada Bahkan Sejak Zaman Kuno

Metode pengobatan modern yang sekarang kita nikmati ketika sakit adalah hasil dari penelitian ilmiah yang telah dilakukan selama berpuluh-puluh, bahkan ratusan tahun. Berikut ini, setidaknya ada sembilan metode pengobatan modern yang memiliki sejarah menarik, cocok untuk menambah knowledge kamu.

ANTIBIOTIK

Konsep antibiotik modern bermula dari penemuan penicillin oleh Alexander Fleming pada tahun 1928. Tapi secara tidak langsung, manusia sudah memanfaatkan sifat antimikroba jamur dan tanaman jauh sebelum itu.

Contohnya, dalam pengobatan tradisional Mesir dan Yunani Kuno, mereka menggunakan madu sebagai antiseptik karena sifat antibakterinya. Ada juga beberapa ramuan herbal tertentu yang dipakai untuk mengobati luka luar.

Jadi, prinsip substance yang melawan mikroba sudah ada jauh sebelum sediaan modernnya ditemukan. Dan hal ini turut dijelaskan dalam buku ilmiah tentang sejarah antibiotik seperti ‘The Birth of the Antibiotic Era: The Story of Penicillin’ atau ‘Historical perspective on antimicrobial substances’.

VAKSIN

Konsep vaksin modern dipelopori oleh Edward Jenner ketika ia menggunakan virus cowpox untuk melindungi manusia terhadap wabah smallpox di akhir abad ke-18. Tapi jauh sebelum Jenner, beberapa budaya kuno sudah menggunakan bentuk awal dari variolasi. Yakni, introduksi virus ringan untuk memicu kekebalan tubuh.

Misalnya, variolasi di Cina dan India pada abad ke-10 sampai abad ke-18. Pada masa itu, ahli pengobatan menggunakan bubuk yang dikembangkan dari luka cacar ringan untuk menimbulkan imunisasi.

Hal ini juga pernah diungkapkan dalam banyak penelitian ilmiah seperti jurnal ‘The Origins of Vaccination’ dan ‘Historical overview on vaccination’.

BEDAH MINIMAL INVASIF

Bedah minimal invasif, seperti laparoskopi, sekarang adalah standar di banyak operasi. Tapi cikal bakalnya sudah ada sejak zaman dahulu. Konon, metode endoskopi pertama dibuat pada abad ke-19.

Namun, di abad ke-16, ahli bedah asal Jepang sudah menggunakan alat berbentuk pipa kecil untuk melihat bagian dalam tubuh pasiennya. Hal ini juga terungkap dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul ‘History of Endoscopy and Laparoscopy’.

TRANSFUSI DARAH

Metode pengobatan berikutnya yang juga sudah ada sejak lama adalah transfusi darah. Konsep transfusi darah memang terasa sangat modern. Tapi variasi awalnya tercatat sejak abad ke-17.

Metode ini ditemukan oleh dokter asal Belgia yang mencoba melakukan transfusi dari domba ke manusia sebagai eksperimen. Namun, sejak itu, metode ini terus dikembangkan hingga akhirnya benar-benar matang di tahun 1900-an, melalui penemuan golongan darah ABO di tahun 1901 oleh Karl Landsteiner.

Hal ini juga terungkap di dalam jurnal penelitian ilmiah berjudul ‘A History of Blood Transfusion’.

Share