Meskipun puasa baru berjalan beberapa hari, banyak dari kalian pasti sudah berpikir untuk merenovasi rumah tipis-tipis untuk menyambut Hari Raya Idulfitri. Salah satunya adalah mengecat ulang dinding rumah.
Apalagi, selama musim hujan beberapa waktu belakangan ini, bisa jadi ada beberapa area di rumahmu yang bocor dan akibatnya merusak cat dinding atau membuat dinding jadi berjamur.
Kalau sudah sampai berjamur, kamu memang harus segera merenovasi. Karena kalau tidak, efeknya untuk udara di dalam rumah akan buruk. Kamu juga berisiko mengalami gangguan pernapasan karena jamur-jamur di dinding.
Namun, sebelum mengecat dinding, kamu perlu tahu dulu prosedur yang tepat seperti apa. Kalau tidak, permasalahan yang terjadi tidak akan teratasi. Dan tanpa menunggu lama, dindingmu pasti akan kembali rusak.
Maka dari itu, simak dulu beberapa cara mengatasi dinding lembap sebelum dicat ulang berikut ini. Supaya bujet dan usaha yang sudah kamu keluarkan tidak sia-sia.
PENYEBAB DINDING LEMBAP

(Foto: freepik.com/kues1)
Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu penyebab cat dinding rusak adalah karena lembap. Nah, kelembapan ini bisa terjadi selain karena bocor, bisa juga karena kondensasi atau udara lembap di dalam rumah.
Misalnya, ruangan jarang terkena sinar Matahari, ventilasi kurang bagus, atau AC yang terus menyala. Hal-hal ini mungkin sepele, tetapi pada kenyataannya bisa membuat dindingmu lembap.
BERSIHKAN DAN KERINGKAN DINDING DENGAN BENAR

(Foto: freepik.com/freepik)
Setelah mengetahui penyebab dinding lembap yang akhirnya merusak cat, sekarang kita akan bahas cara mengatasi dinding lembap sebelum cat ulang. Pertama, kamu wajib membersihkan dan mengeringkan dinding dengan benar!
Kupas Semua Cat yang Rusak
Tahap pertama dalam membersihkan dinding adalah mengupas semua cat yang rusak. Kamu bisa membersihkan menggunakan scraper, kape, atau amplas kasar. Pastikan semua cat yang rusak hilang total, ya. Mulai dari yang berjamur, menggelembung, hingga lapisan yang rapuh.
Bersihkan Jamur dan Noda
Setelah dinding bersih, berikutnya adalah membersihkan jamur dan noda di dinding. Cara mudahnya adalah dengan mencampur air dan cuka atau cairan anti jamur. Setelah itu, lap pakai spons secara merata dan diamkan sampai kering total.
Kalau sudah kering dan ternyata jamur masih ada, ulangi lagi tahapan ini sampai jamur dan noda benar-benar hilang.
Keringkan Total
Setelah tahap sebelumnya berhasil, ini jadi tahap yang paling krusial. Yakni pastikan kalau kelembapan di dindingmu hilang total. Dengan cara mengeringkannya secara alami. Kamu bisa membuka jendela atau pintu selebar-lebarnya. Bisa pakai kipas angin juga atau humidifier.
Ketika masuk ke tahap ini, jangan terburu-buru, ya. Kamu harus sabar karena kondisi tembok harus benar-benar kering. Biasanya butuh waktu sekitar 1-3 hari tergantung pada kondisi cuaca di tempat tinggalmu.
Ciri-ciri kalau tembok sudah siap untuk masuk ke tahap berikutnya adalah kondisinya dingin normal, tidak lembap saat disentuh dan tidak bau apek.
LAPISAN ANTI LEMBAP

(Foto: freepik.com/freepik)
Oke, sekarang kita masuk ke tahap berikutnya. Setelah dinding rumah kamu siap, hal pertama yang harus dilakukan adalah melapisi tembok dengan cairan anti lembap. Banyak orang suka melewatkan tahapan ini, padahal sangat penting.
Tutup Retakan (Kalau Ada)
Sebelum melapisi tembok, perhatikan. Apakah di tembokmu ada retakan atau tidak? Meskipun hanya retak rambut, penting untuk ditutup. Caranya adalah menggunakan wall filler atau acian instan, ratakan, lalu amplas. Retakan ini adalah pemicu munculnya air yang kemudian merusak cat tembokmu.
Pakai Wall Sealer/ Waterproof Prime
Selanjutnya, kamu wajib melapisi tembok dengan sealer/alkali-resistant primer/waterproof coating. Lapisan ini berfungsi untuk menutup pori-pori dinding yang mungkin terbuka, mencegah air tembus dan jamur balik lagi.
Teknik ini bisa dilakukan sebanyak dua kali. Jadi, setelah dilapisi pertama, biarkan sampai kering. Setelah itu, lapisi lagi untuk yang kedua kali agar hasilnya lebih maksimal.
PILIH CAT ANTI JAMUR DAN ANTI LEMBAP

(Foto: freepik.com/nikitabuida)
Kalau tahap melapisi sudah kamu lakukan, artinya tembok kamu sekarang sudah siap untuk dicat. Tips terpenting dari tahap ini adalah pastikan kalau merek cat yang kamu pilih dilengkapi dengan anti jamur dan anti lembap.
Merek cat seperti ini biasanya menyertakan tulisan anti-mold, moisture-resistant, atau breathable paint pada kemasannya.
Setelah proses pengecatan tembok selesai, pastikan untuk menjaga sirkulasi udara di rumah, ya. Lagi-lagi buka semua jendela dan pintu, kalau perlu pasang kipas angin dan humidifier. Karena kalau cat tidak kering maksimal, maka hasilnya tidak akan maksimal.
(Kirana Putri, foto: freepik.com/freepik)
