Beberapa hari lalu, MOSTEAM melihat sebuah konten di aplikasi TikTok yang menyebut bahwa perempuan yang sering menahan amarah berisiko mengalami gangguan kesehatan autoimun.
Hal ini kemudian memicu rasa penasaran MOSTEAM untuk mencari hasil riset ilmiahnya. Dan hasilnya adalah nihil! Artinya, konten tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya.
Namun, jika melansir dari situs autoimmuneregistry.org, memang ada hubungannya antara kondisi imunitas tubuh dengan tekanan emosional seperti amarah, kecewa dan lain sebagainya. Tapi arahnya bukan ke autoimun.
Ahli kesehatan dan psikoneuroimunologi menyebut bahwa emosi yang dipendam kronis (termasuk marah) dapat meningkatkan stres berkepanjangan. Sehingga memicu respons hormon stres berlebih seperti kortisol, serta menyebabkan disfungsi pada sistem imun hingga peradangan kronis.
Kondisi seperti ini bisa berkontribusi terhadap gangguan imun yang dalam jangka panjang berkaitan dengan kondisi autoimun pada orang yang sudah rentan. Dengan kata lain, memendam emosi bisa memicu gangguan autoimun pada orang yang memang punya potensi.
Intinya, menahan amarah tidak menyebabkan autoimun secara langsung menurut penelitian ilmiah. Tetapi emosi yang dipendam berulang dapat memicu stres kronis dan perubahan toleransi imun.
Kedua hal ini, kalau dikombinasikan dengan faktor genetik dan lingkungan lain, bisa berkontribusi terhadap risiko gangguan autoimun atau memperburuknya.
Masih melansir dari sumber yang sama, ilmu kedokteran di dalam penelitian psikoneuroimunologi menyatakan bahwa emosi negatif kronis dapat memengaruhi sumbu hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA) dan mengubah respons imun tubuh melalui produksi hormon stres yang berkepanjangan.
Itulah kenapa, makanya, semua emosi yang kita rasakan harus dilampiaskan dengan cara yang tepat. Semudah teriak sekencang-kencangnya sampai semua udara di dalam paru-paru habis atau pergi ke area bermain seperti Time Zone dan memainkan beberapa permainan yang memicu adrenaline, bisa jadi solusi yang tepat!
(Annisa Larasati, foto: freepik.com/benzoix)
