5 Cara Memilih Parfum yang Tahan Lama

cara memilih parfum tahan lama

Ketika bicara soal wewangian atau parfum, topik ketahanan pasti akan menjadi salah satu bagian yang sering diperdebatkan. Banyak yang menyebut kalau mau parfum tahan lama, pilih yang Eau de Parfum, jangan yang Eau de Toilette. 

Secara teori memang benar bahwa Eau de Parfum jauh lebih tahan lama dibandingkan Eau de Toilette. Tapi apakah kalian pernah tahu apa alasannya? Berikut ini MOSTEAM akan memberikan beberapa cara memilih parfum yang tahan lama.

Termasuk alasan di balik kenapa Eau de Parfum lebih tahan lama dibandingkan dengan Eau de Toilette.

PERHATIKAN KONSENTRASI MINYAK PARFUM PADA PRODUK

Cara memilih parfum tahan lama yang pertama adalah dengan memerhatikan konsentrasi minyak parfum atau fragrance oil yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi kadar fragrance oil, semakin tahan lama wangi dari parfum tersebut.

Inilah alasan kenapa Eau de Parfum lebih tahan lama dari Eau de Toilette. Karena perbandingan konsentrasi minyak parfum di dalam dua produk ini adalah:

Eau de Parfum

Konsentrasi kurang lebih 15-20 persen dan tahan sekitar 4-8 jam.

Eau de Toilette

Konsentrasi kurang lebih 5-15 persen dan tahan hingga 3-5 jam.

Namun, di atas Eau de Parfum masih ada lagi, yakni Parfum. Di mana produk ini memiliki konsentrasi minyak pada angka 20–40 persen. Sehingga aromanya akan tahan lebih lama. Yakni sekitar 6-12 jam.

Sedangkan di bawah Eau de Toilette ada Eau de Cologne. Di mana konsentrasinya hanya sekitar 2-5 persen. Sehingga ketahanan aromanya jauh lebih sebentar. Hanya 1-2 jam saja.

KENALI JENIS NOTES-NYA

Cara memilih parfum tahan lama yang kedua adalah dengan mengenali jenis notes yang ada di produk parfum. Tidak semua aroma punya ketahanan yang sama. Dalam dunia parfum, ada konsep notes yang menjadi kode berapa lama aroma tersebut bertahan?

  • Top notes → aroma pertama yang cepat hilang
  • Middle notes → inti parfum
  • Base notes → aroma paling tahan lama

Selain itu, ada lapisan aroma yang membuat sebuah parfum bertahan lama atau tidak. Pada umumnya, aroma-aroma parfum seperti vanila, amber, musk, patchouli, oud dan sandalwood adalah jenis aroma yang tahan lama.

Sementara aroma seperti citrus, green notes, atau aquatic notes adalah jenis aroma yang cenderung cepat hilang.

(BACA JUGA: Jangan Sembarangan, Semprot Parfum di Titik-titik Tubuh Berikut Biar Aromanya Semakin Maksimal)

CEK SAMPLE SAAT DI TOKO

Cara memilih parfum tahan lama yang ketiga adalah dengan melakukan tes menggunakan sample. Ya, membeli parfum di toko memang terdengar merepotkan karena kamu sebetulnya bisa dengan mudah membelinya secara online.

Tetapi percayalah. Parfum itu sifatnya personal. Jadi untuk tahu aroma seperti apa yang kamu suka, serta tahan lama atau tidak, harus kamu coba dulu sebelum membeli. Karena banyak orang memilih parfum hanya dari bau pertamanya saja.

Padahal bisa jadi itu hanya top notes. Karena itulah, penting untuk mencoba langsung di toko. Kalau cocok, pembelian berikutnya tinggal dilakukan secara online.

Adapun cara untuk mengetesnya adalah:

  • Semprot di kulit (bukan kertas tester)
  • Tunggu 15–30 menit
  • Lihat bagaimana aromanya berkembang

Parfum yang bagus biasanya berubah, tapi tetap terasa setelah beberapa jam.

PERHATIKAN CHEMISTRY KULIT

Cara memilih parfum tahan lama yang keempat adalah dengan memerhatikan chemistry kulit kamu. Ini yang sering bikin orang bingung. Di kulit si A tahan lama, tapi kenapa di kulitnya tidak?

Artinya, chemistry kulit kamu dan kulit si A berbeda. Mulai dari pH kulit, kadar minyak, hingga suhu tubuh. Biasanya, kulit yang berminyak akan membuat parfum lebih tahan lama. Sedangkan pada kulit yang kering, aroma akan lebih cepat hilang.

Itulah kenapa makanya saat mengetes parfum, harus dilakukan di kulit jangan di kertas.

PERHATIKAN AREA PENYEMPROTAN

Cara memilih parfum tahan lama yang kelima adalah dengan memerhatikan area penyemprotan. Kuncinya adalah harus disemprot di pulse points. Seperti pergelangan tangan, belakang telinga, leher dan lipatan siku.

Area ini disebut lebih hangat dibandingkan dengan area tubuh lainnya. Sehingga membantu aroma tersebar dan bertahan lebih lama. Sebagai tips tambahan, sebelum menyemprot parfum, sebaiknya gunakan body lotion tanpa aroma lebih dulu.

Kulit yang lembap akan membantu parfum bertahan lebih lama. Selain itu, kamu juga bisa menyemprotkan parfum di rambut atau pakaian. Tetapi khusus untuk pakaian, berhati-hati. Semprot dulu di area yang tidak diperhatikan orang.

Karena terkadang ada jenis parfum yang, ketika disemprot di pakaian, akan meninggalkan noda kuning.

(Kirana Putri, foto: marieclaire.co.uk)

Share