Cara Menghilangkan Bau Lembap di Kamar

Seiring dengan masih berlangsungnya musim hujan, ada banyak masyarakat yang mungkin terkena dampak buruknya. Salah satunya adalah banjir. Selain efek di luar, musim hujan juga sering kali memberikan efek negatif di dalam rumah.

Salah satunya adalah bau lembap. Bau lembap yang muncul di dalam rumah biasanya disebabkan oleh tidak adanya sinar matahari yang masuk ke dalam. Ketika musim hujan, Matahari secara otomatis akan bersembunyi di balik awan.

Karena itulah rasanya wajar jika kamu merasa rumahmu menunjukkan bau lembap. Namun, penting untuk kamu ketahui bahwa bau lembap ini bukan cuma mengganggu kenyamanan, tetapi juga kesehatan.

Apalagi kalau bau lembap di rumah munculnya di kamar tidur. Dan cara mengatasinya tidak cukup hanya dengan memakai pewangi ruangan. Tetapi kamu harus menghilangkan sumber masalahnya. 

Karena udara lembap merupakan pemicu utama dari pertumbuhan mikroorganisme. Jika tidak diatasi, kamu bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan. Salah satunya adalah infeksi saluran pernapasan.

Maka dari itu, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau lembap, khususnya di kamar tidur.

KURANGI KELEMBAPAN UDARA DI DALAM KAMAR

Cara menghilangkan bau lembap di kamar yang pertama adalah dengan menurunkan kadar kelembapan di dalam kamar itu sendiri. 

Penyebab utama bau lembap adalah kelembapan udara tinggi yang memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Cara mengatasinya adalah:

  • Buka jendela setiap pagi agar udara berganti
  • Gunakan kipas atau AC untuk membantu sirkulasi
  • Jika perlu gunakan Dehumidifier

Idealnya, kelembapan ruangan berada di kisaran 40–60% agar jamur tidak mudah tumbuh.

CEK SUMBER BAU LEMBAP

Cara mengatasi bau lembap di kamar yang kedua adalah dengan mengecek sumber bau. Bau apek atau lembap sering muncul karena pertumbuhan jamur di area yang lembap.

Tempat yang sering jadi sumber bau di antaranya adalah dinding yang terkena rembesan air, sudut ruangan, belakang lemari, plafon dan kamar mandi yang terhubung dengan kamar.

Ciri-cirinya adalah jika terlihat bercak hitam atau hijau, artinya area tersebut perlu dibersihkan karena jamur dapat menghasilkan bau khas yang sangat kuat.

(BACA JUGA: Cara Mengatasi Dinding Lembap Sebelum Cat Ulang)

JEMUR ATAU CUCI BENDA YANG MENYERAP BAU

Cara menghilangkan bau lembap di kamar yang ketiga adalah dengan menjemur, mencuci, atau bahkan menyingkirkan benda yang menyerap bau. Umumnya adalah benda tekstil.

Seperti pakaian, celana, tirai, karpet, selimut, seprai, sarung bantal, sarung guling dan benda tekstil lainnya.

Benda-benda ini mudah menyimpan kelembapan dan bakteri. Menjemurnya di bawah Matahari dapat membantu membunuh mikroorganisme penyebab bau.

GUNAKAN PENYERAP BAU ALAMI

Cara menghilangkan bau lembap di kamar yang keempat adalah dengan menggunakan penyerap bau alami. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau pewangi ruangan saja tidak cukup untuk mengatasi bau lembap.

Karena itu, perlu dikombinasikan dengan penyerap bau alami. Beberapa yang sering digunakan antara lain:

  • Activated Charcoal
  • Baking soda
  • Silica gel

Activated charcoal sangat efektif karena memiliki pori-pori mikro yang bisa menyerap bau dan kelembapan dari udara.

PASTIKAN SIRKULASI UDARA BERJALAN

Cara menghilangkan bau lembap di kamar yang terakhir adalah memastikan sirkulasi udara di kamar tidak terhalang. Kamar yang terlalu penuh barang bisa membuat udara tidak bergerak dengan baik.

Itulah kenapa makanya, ruangan dengan banyak barang biasanya akan menimbulkan bau lembap. Karena itu, kamu harus memastikan jumlah barang di kamar tidur jangan terlalu banyak.

Selain itu, kamu juga harus rutin membersihkan area-area yang tidak terjangkau. Seperti belakang lemari besar, kolong tempat tidur dan sudut ruangan yang jarang terkena udara.

(Annisa Larasati, foto: freepik.com/rawpixel.com)

Share