Di sebuah konten podcast, dokter Gia Pratama mengatakan bahwa selama bulan Ramadan, jumlah pasien di Instalasi Gawat Darurat atau IGD menurun drastis. Tetapi setelah Lebaran, biasanya jumlah pasien akan meningkat.
Salah satu penyebab tingginya pasien pasca Lebaran adalah karena tubuh merasa kaget dengan kerasnya makanan yang dikonsumsi saat momen tersebut. Di mana mayoritas makanan khas Lebaran adalah bersantan dan pedas.
Karena itu, penting untuk kita semua menjaga kesehatan tubuh, terutama saluran pencernaan, pasca Lebaran, dengan memerhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi.
KENAPA SALURAN PENCERNAAN RENTAN SAAT LEBARAN?
Seperti yang disebutkan sebelumnya, ketika Lebaran, semua orang mengalami perubahan pola makna yang drastis. Makanan yang dikonsumsi juga mayoritas berlemak, bersantan, kaya akan gula, serta porsi yang besar.
Selain itu, frekuensi makan juga meningkat. Makan besar, kue kering, hingga camilan-camilan lain terus masuk ke dalam mulut. Hal ini bisa memicu munculnya gangguan lambung, kembung, diare, sembelit, hingga lonjakan kolesterol dan gula darah.
Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan selama libur Lebaran. Bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti.
(BACA JUGA: Cara Mengatasi Asam Lambung Naik di Malam Hari)
TIPS MENJAGA SALURAN PENCERNAAN SAAT LEBARAN
Makan Secara Bertahap
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang pertama adalah makan secara bertahap. Jangan kalap, jangan langsung porsi besar. Karena kalau kamu langsung kalap dan makan dengan porsi besar, maka lambung akan kaget. Efeknya bisa memicu asam lambung dan rasa tidak nyaman.
Beri Jeda Saat Makan
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang kedua adalah memberi jeda saat makan. Artinya, kalau habis makan, jangan langsung makan yang lain. Pelan-pelan saja, satu-satu.
Karena kalau kamu nonstop makan, maka lambung akan bekerja tanpa henti. Sehingga, risiko kembung dan refluks akan meningkat. Sedangkan lambung butuh waktu untuk mencerna setiap makanan yang masuk. Jadi, kasih waktu lambung untuk mencerna sekitar 2-3 jam, baru setelah itu makan lagi.
Banyak Minum Air Putih
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang ketiga adalah banyak minum air putih. Air putih membantu proses pencernaan, mencegah sembelit dan menyeimbangkan makanan tinggi lemak serta garam.
Imbangi dengan Serat
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang keempat adalah imbangi dengan serat. Masalah saat Lebaran adalah hampir semua makanan rendah serat. Sebagai solusi, pastikan konsumsi buah-buahan seperti pepaya supaya saluran pencernaan kamu terjaga.
Tetap Berolahraga Meskipun Ringan
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang kelima adalah tetap aktif meskipun ringan. Karena berolahraga bisa meringankan kerja usus. Sehingga mampu mengurangi rasa penuh dan begah.
Kenali Sinyal Tubuh
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang keenam adalah kenali sinyal tubuh. Kalau sudah kenyang, setop. Jangan kamu paksa makan karena itu akan bikin perut tidak nyaman.
Batasi Pemicu Asam Lambung
Tips menjaga saluran pencernaan saat Lebaran yang ketujuh adalah batasi konsumsi makanan dan minuman yang memicu asam lambung. Seperti kopi, makanan pedas, serta minuman manis.
Bukan tidak boleh ya. Boleh saja mengonsumsi makanan dan minuman ini. Tetapi jangan berlebihan. Secukupnya saja.
(Kirana Putri, foto: GetMOST!)
