Sekilas membaca judul di atas, beberapa dari kamu pasti berpikir:
“Tanda dehidrasi ya haus kan?”
Yes, that’s true! Rasa haus yang kamu rasakan adalah tanda awal dari dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, tubuh akan mengirimkan sinyal haus sehingga pemilik tubuh bisa menambah cairan lewat minum air putih.
Tapi selain haus, ada beberapa tanda lain dari dehidrasi yang juga harus kamu kenali. Percayalah, ketika tubuh kekurangan cairan, maka ia tidak akan berfungsi dengan maksimal.
(BACA JUGA: Rahasia Matcha Latte Starbucks Enak, Pakai Apa?)
TANDA-TANDA DEHIDRASI
- Mulut dan bibir kering (lengket atau bibir pecah-pecah)
- Mudah lelah dan kurang fokus
- Warna urine lebih gelap dan sedikit ketika keluar
- Pusing atau sakit kepala
- Jantung berdebar atau tubuh terasa tidak nyaman
CARA MINUM YANG BENAR
- Minum sedikit tapi rutin. Idealnya setiap 1-2 jam sekali, bukan sekaligus banyak.
- Jadikan minum sebagai habit, bukan reaksi. Artinya minum sebelum haus, sebelum makan dan setelah beraktivitas.
- Tambah asupan cairan dari makanan seperti buah semangka atau jeruk, serta sayur yang mengandung banyak air.
- Sesuaikan dengan aktivitas dan kondisi. Misalnya, setelah banyak bergerak seperti olahraga, cuaca panas, atau setelah makan makanan berasin/berlemak.
- Jangan tunggu 8 gelas sebagai patokan kaku. Karena kebutuhan tubuh setiap orang berbeda, tergantung pada aktivitas dan kondisi tubuh.
(Annisa Larasati, foto: freepik.com/jcomp)
