Miley Cyrus Ungkap Percakapan Terakhirnya Bersama Dolly Parton

Penuh haru dan nasihat mendalam tentang ‘persona’ panggung, simak cerita jujur Miley Cyrus mengenai momen-momen akhirnya bersama sang legenda country.

Dunia musik global masih merasakan duka mendalam atas kepergian maestro musik country, Dolly Parton beberapa waktu lalu.

Di tengah gelombang penghormatan dari seluruh pelosok dunia untuknya, sosok yang memiliki ikatan emosional paling erat yakni, Miley Cyrus, akhirnya buka suara.

Ikatan antara Miley Cyrus dan Dolly Parton memang lebih dari sekadar hubungan profesional di panggung hiburan. Karena Dolly Parton adalah ibu baptis dari Miley Cyrus.

Dan sejak masa-masa awal kariernya di serial Hannah Montana, Cyrus menjadikan Parton sebagai sosok mentor, panutan dan tempat bersandar.

Dalam wawancara terbarunya, pelantun lagu “Flowers” itu tenggelam dalam emosi kala mengingat percakapan terakhir antara dirinya dengan mendiang.

Melansir dari Variety, Cyrus mengungkapkan bahwa topik utama dalam percakapan terakhir mereka berpusat pada musik, proses pembuatan album barunya dan konsep metamorfosis dirinya.

Cyrus menceritakan bagaimana Parton membantunya menyadari pentingnya memisahkan antara citra panggung (persona) dan diri yang otentik di kehidupan sehari-hari.

Parton mengajarkan bahwa seseorang bisa memiliki persona panggung yang heboh dan penuh riasan tanpa harus kehilangan jati diri yang jujur di dalamnya.

(BACA JUGA: Bentuk Penghormatan, Nama Dolly Parton Diabadikan di Bandara Nashville)

(Foto: harpersbazaar.com)

Bagi Cyrus, Parton adalah contoh nyata dari seorang musisi yang dikenal dengan tampilan glamor, tatanan rambut ikonis dan riasan tebal, namun tetap dicintai jutaan orang karena keaslian (authenticity) hatinya.

Cyrus mengaku kerap menganggap penampilannya di panggung seperti seni drag. Yakni sebuah karakter yang ia aktifkan di depan kamera, namun tetap berakar pada sosok asli dirinya saat berada di rumah.

Cyrus juga mengatakan bahwa dirinya dan Parton punya sebuah tradisi unik yang sudah mereka lakukan sejak lama. Yaitu saling mengirimkan piringan hitam (vinyl) album baru.

Cyrus mengenang bahwa Parton adalah orang pertama yang selalu menerima salinan vinyl dari setiap karya musik yang ia hasilkan sejak awal kariernya.

Mengetahui bahwa percakapan terakhir mereka diisi oleh diskusi hangat mengenai karya seni dan pendewasaan diri memberikan rasa tenang tersendiri bagi Cyrus di tengah duka.

Kepergian Dolly Parton meninggalkan warisan yang tidak ternilai bagi industri musik dunia dan kehidupan pribadi Miley Cyrus.

Lewat percakapan terakhir tersebut, Cyrus berjanji akan terus membawa semangat, keteguhan moral dan kejujuran bermusik yang telah diajarkan oleh sang legenda.

Ia juga menjadikan nasihat-nasihat Parton sebagai panduan utama dalam melangkah di babak baru karier musiknya.

(Annisa Larasati, foto: nme.com)

Share