Rumah bersejarah di Ohio ini masih mempertahankan enam sel penjara asli, lengkap dengan dinding batu tebal dan pintu besi ratusan kilogram.
Di berbagai negara, memang sudah sering kita dengar ketika bangunan penjara yang sudah tidak terpakai, disulap agar tetap fungsional.
Namun, bagaimana jika diubah menjadi sebuah rumah? Itulah yang terjadi pada bangunan bekas penjara di Perrysburg, Ohio.
Melansir dari People, bangunan penjara bernama Old Wood County Jail ini baru saja menemukan kehidupan barunya sebagai rumah keluarga.
Old Wood County Jail sendiri adalah sebuah penjara lokal yang dibangun pada tahun 1847 dan terus beroperasi hingga 1870. Namun karena satu dan lain hal, penjara ini berhenti berfungsi. Kemudian di tahun 1924 bangunan ini dibeli oleh keluarga Hoffmann dan diubah menjadi rumah pada 1957.
Dalam proses renovasi, karakter asli bangunan tetap dipertahankan, termasuk enam sel penjara yang kini berada di area ruang makan di bagian belakang lantai pertama.
Sebelum akhirnya digunakan sebagai satu rumah keluarga, bangunan ini sempat memiliki tiga unit apartemen terpisah dan masing-masingnya memiliki satu kamar tidur dan satu kamar mandi.
Keluarga Hoffmann sengaja mempertahankan sistem tersebut selama beberapa dekade hingga seluruh unit kemudian digunakan sebagai satu rumah pada sekitar 2011.
Dengan luas sekitar 2.960 kaki persegi atau 275 meter persegi, rumah ini kini memiliki tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi. Sementara bagian dalamnya masih memperlihatkan banyak elemen yang mengingatkan pada fungsi awal bangunan tersebut.
Selain itu, properti ini memiliki dinding batu yang sangat tebal, balok kayu black walnut yang dibuat secara manual, serta pintu besi dari masa ketika bangunan tersebut masih berfungsi sebagai penjara.
Salah satu pintunya bahkan memiliki berat hampir 250 pon atau sekitar 113 kilogram.
(BACA JUGA: Mengenal Barry Building, Bangunan Bersejarah yang Ditelantarkan)
Desain awal bangunan tersebut memang lebih menyerupai benteng daripada gedung pemerintahan biasa. Struktur yang kokoh dibuat untuk memastikan para tahanan tetap berada di dalam, dengan dinding masif dan pintu berat sebagai bagian dari sistem keamanannya.
Bahkan ada satu cerita tentang seorang tahanan yang pernah mencoba melarikan diri, tetapi akhirnya berhasil dikembalikan ke dalam sel setelah istri sheriff turun tangan.
Bangunan ini kemudian didaftarkan dalam National Register of Historic Places setelah sejumlah pembaruan dilakukan oleh generasi keluarga berikutnya.
Baru-baru ini, rumah tersebut kembali dijual dan sudah laku seharga USD 400 ribu atau sekitar IDR 7 miliar.
Pemilik baru ini disebut berencana mempertahankan fungsi bangunan tersebut sebagai rumah pribadi sekaligus menjaga berbagai elemen bersejarahnya.
Bagi Caroline Hoffmann, agen properti sekaligus anggota keluarga yang sebelumnya memiliki rumah tersebut, keputusan itu menjadi sesuatu yang membahagiakan karena bangunan tersebut tetap menjadi bagian dari sejarah Perrysburg.
(Kirana Putri, foto: wtol.com)
