Kabar duka datang dari Korea Selatan. Salah satu orang paling berpengaruh di negara tersebut yakni Yoon Jong Gye, telah meninggal dunia karena sakit yang sudah lama ia idap.
Jong Gye, sebetulnya telah meninggal dunia pada 30 Desember 2025 lalu di rumahnya yang ada di kawasan Cheongdo, Gyeongsang Utara. Namun karena duka yang mendalam dan upacara pemakaman yang tertutup untuk publik, maka informasi ini baru diberikan oleh pihak keluarga di awal tahun 2026.
Jong Gye, adalah seseorang yang memiliki pengaruh sangat besar di Korea Selatan, khususnya di dunia kuliner. Karena ia, adalah orang yang menciptakan kudapan ayam goreng pedas manis khas Korea Selatan.
Jong Gye yang meninggal dunia di usia 74 tahun, lahir di Daegu pada bulan April 1952. Awalnya, Jong Gye adalah pengusaha percetakan. Namun karena bangkrut, ia pun banting setir ke bisnis kuliner di tahun 1970-an.
Pertama-tama, ia membuka sebuah toko ayam goreng yang sederhana di area Hyomok, Daegu. Di tempat inilah ia melakukan banyak eksperimen, agar ayam goreng yang ia jual memiliki ciri khas dan menarik perhatian pelanggan.
Percobaan yang ia lakukan tentu tidak mulus. Beberapa kali ayam goreng hasil eksperimennya terlalu kering atau tidak ada rasa. Sampai akhirnya di tahun 1980-an, Jong Gye menemukan sebuah resep yang kemudian dikenal dengan nama yangnyeom chicken.
Yakni ayam goreng yang diselimuti oleh saus berwarna merah, perpaduan antara bubuk cabai dan sirup jagung, lalu dikombinasikan dengan brining process atau proses pengawetan makanan menggunakan garam pangan kering. Hasilnya? Daging jadi lebih lembut dan juicy.

(Foto: youtube.com/maangchi)
Tepat setelah dijual, menu ini langsung mencuri perhatian warga Daegu. Jong Gye pun akhirnya membuat sebuah merek dagang untuk ayam gorengnya ini. Yaitu Mexican Chicken.
Dan berkat informasi dari mulut ke mulut, ayam goreng ini berhasil mengubah industri penjualan ayam goreng di Korea Selatan. Bahkan, ayam goreng pedas manis ini ditetapkan sebagai salah satu ayam goreng khas Korea Selatan.
Pada sebuah wawancara bertahun-tahun lalu, Jong Gye bercerita soal kenangan lamanya saat bisnis ayam goreng ini dibuat. Katanya, ada banyak pelanggan yang ragu-ragu untuk mencoba karena ayam goreng buatannya bisa dibilang basah dan lengket di jari.
Sehingga banyak orang ragu-ragu untuk mencoba karena tidak mau jari mereka kotor. Tetapi setelah mencoba, perasaan ragu-ragu itu hilang. Dan kalau harus menyebut siapa orang yang berjasa untuk bisnisnya, ia menjawab pelanggannya karena sudah menyebarkan informasi tentang ayam gorengnya ke penjuru Korea Selatan.
Mexican Chicken bahkan jadi merek ayam goreng lokal pertama di Korea Selatan yang iklannya, tayang di televisi.
Selain menciptakan ayam goreng pedas manis, Jong Gye juga menciptakan chicken-mu. Yakni acar lobak kuning sebagai pendamping ayam goreng. Hal ini ia ciptakan karena melihat pelanggannya protes, merasa tidak nyaman karena makan ayam sendirian.
Dan acar lobak kuning, kini tidak bisa dipisahkan dari kudapan ayam goreng di Korea Selatan. Ibaratnya seperti saus sambal dan tomat kalau di Indonesia.
(Annisa Larasati, foto: freepik.com/jcomp)
