Rumus Gaya Berpakaian A la Old Money, Mau Coba?

Tren gaya berpakaian a la old money, memang sudah muncul sejak beberapa tahun lalu. Tetapi tren ini sepertinya terus berjalan karena memang, gaya berpakaian old money itu sifatnya abadi. Tidak akan pernah tergerus zaman.

Nah kalau kamu, mungkin mau mencoba berpakaian a la old money di tahun 2026 ini, MOSTEAM punya rumus gaya berpakaian a la old money yang bisa kalian coba. Tapi, sebelum membahas hal tersebut, lebih dulu kita kenali. Sebetulnya gaya berpakaian a la old money itu apa sih?

PENJELASAN RUMUS GAYA BERPAKAIAN A LA OLD MONEY

Gaya berpakaian old money bukan muncul tiba-tiba. Tetapi ada faktor sejarah yang mengawalinya. Melansir dari nytimes.com, gaya berpakaian yang sekarang disebut old money ini, berakar dari keluarga aristokrat Eropa dan keluarga kaya lama di Amerika Serikat khususnya East Coast dan New England.

Orang-orang yang ada di kalangan ini, tidak menggunakan pakaian sebagai alat untuk pamer kekayaan. Karena status sosial yang mereka punya, sudah membuktikan betapa banyak harta yang mereka punya.

Pakaian, justru berfungsi untuk memperlihatkan kelas sosial, pendidikan dan kontiunitas. Bukan konsumsi mencolok. Sehingga mereka tidak perlu lagi membuktikan kekayaan mereka lewat logo atau tren pakaian.

Gaya ini kemudian berkembang di Amerika Serikat berkat kampus-kampus Ivy League. Seperti Harvard, Yale dan Princeton. Budaya upper-class leisure seperti berlayar, golf, tenis, berkuda, membuat gaya old money semakin kuat dan dikenal.

Tailored tapi santai, rapi tapi tidak fashion-forward. Item khasnya adalah blazer warna navy, kemeja Oxford, pleated trousers, loafer dan knitwear klasik.

RUMUS GAYA BERPAKAIAN A LA OLD MONEY: TENANG DAN KONSISTEN

Poin berikutnya penting juga untuk dibahas: kenapa gaya berpakaian old money terkesan tenang dan konsisten?

Karena filosofi dasarnya adalah ANTI TREN!

Dalam kalangan old money, tren dianggap sementara. Sedangkan gaya, adalah turunan nilai keluarga. Sehingga pakaian harus relevan agar bisa lintas dekade. Itulah kenapa makanya, old money selalu pakai pakaian yang warnanya netral, potongannya klasik, jarang sekali terlihat ada eksperimen ekstrem.

Kemudian muncul pertanyaan lagi: kenapa gaya berpakaian ini tiba-tiba populer?

Kebangkitan gaya berpakaian old money sangat berkaitan dengan banyaknya orang yang lelah dengan fast fashion. Kini, orang mulai banyak yang menyadari bahwa fast fashion itu ternyata memiliki banyak dampak buruk.

Mulai dari budaya konsumtif, sampai isu lingkungan. Sehingga mereka mulai mencari gaya berpakaian yang membuat mereka tidak perlu membeli baju baru. Mereka bisa memakai pakaian yang sama berulang-ulang tanpa harus malu atau gengsi.

Selain itu kejenuhan pada logo-logo di pakaian juga menjadi penyebab berikutnya. Dulu, memakai pakaian berlogo bisa membuat seseorang terlihat prestigious. Karena tidak bisa dipungkiri, pakaian-pakaian berlogo tertentu dijual dengan harga yang sangat mahal bagi beberapa orang.

Namun kini, logo brand pada pakaian sudah tidak lagi dilirik. Hal ini bisa terjadi karena seiring dengan naiknya tren quiet luxury. Di mana orang, merasa dirinya lebih valuable dibanding brand pakaian yang ia pakai. Sehingga mereka tidak mau value dirinya dinilai hanya berdasarkan pakaian yang mereka pakai.

Brand-brand terkait juga menyadari soal pergeseran minat ini. Karena itu mereka sudah mulai menyisipkan clean looks di antara koleksinya.

Faktor berikutnya yang juga jadi penyebab naiknya gaya berpakaian old money adalah karena finansial. Ekonomi yang sulit, membuat banyak orang beralih ke gaya berpakaian yang lebih suistainable. 

Di media sosial, gaya berpakaian old money juga sering digambarkan sebagai control, taste dan ketenangan.

Oke, cukup kita bahas tentang latar belakang rumus gaya berpakaian a la old money. Sekarang kita masuk ke pembahasan, kalau mau terlihat old money sebaiknya apa saja yang dibutuhkan? Berikut adalah daftar items yang harus kamu punya!

Dan ingat. Mengadaptasi gaya berpakaian old money, artinya kamu juga sudah conscius atau sadar bahwa ini adalah saatnya kamu siap untuk memakai pakaian yang sama berulang kali. 

Jadi, mengubah gaya dengan berpakaian a la old money, justru menjadi excuse buat untuk kamu belanja terus. Promise?

Share