MOSTROOPS, tahukah kamu berapa banyak cangkir atau gelas kopi yang dikonsumsi oleh orang Indonesia per harinya?
Menurut survei yang dikeluarkan oleh goodstats.id pada tahun 2024 tentang pola konsumsi kopi masyarakat Indonesia. Survei ini dilakukan pada 100 responden secara online, dari rentang usia 18 sampai 24 tahun dengan demografis Pulau Jawa.
Hasilnya, 40 persen responden mengaku minum dua gelas kopi dalam sehari, 29 persen minum satu gelas per hari, sedangkan 23 persen responde mengaku minum tiga gelas per hari.
Data serupa juga pernah dikeluarkan oleh sebuah platform informasi kesehatan Indonesia yakni HonestDocs pada tahun 2019. HonestDocs melakukan survei nasional kepada 9.684 orang untuk mengambil data tentang pola kebiasaan minum kopi mereka.
Responden penelitian terdiri dari 35 persen laki-laki dan 65 persen perempuan dengan rentang usia 18-34 tahun. Hasilnya, 61 persen responden yang didominasi oleh laki-laki mengaku sebetulnya tidak terlalu suka minum kopi. Sedangkan 39 lainnya mengaku suka minum kopi sebanyak satu gelas per hari.
Namun, kalau dilihat berdasarkan frekuensi, data tersebut memperlihatkan bahwa 21,6 persen responden menikmati satu gelas kopi per hari, 10,5 persen minum 2-3 gelas per hari, sementara 1,9 responden mengonsumsi lebih dari itu. Bahkan konon ada yang sampai 11 gelas per hari.
Selain dua survei ini, MOSTEAM juga sempat melihat data penelitian tentang hal yang sama dari beberapa platform lain. Mulai dari situs Jakpat, media Harian Jogja, Tempo, hingga SuaraKarya, rata-rata hasilnya tidak jauh berbeda.
Dengan banyaknya konsumsi kopi per gelas setiap harinya, maka kemungkinan besar dari 277 juta penduduk Indonesia (yang tercatat), ada sekitar 219 juta orang (kurang lebih 79 persen orang dewasa) yang mengonsumsi kopi setiap hari.
Jika dirata-rata, misalnya setiap orang mengonsumsi 1,5 gelas kopi per hari, maka setiap harinya ada 328 juta gelas kopi yang dikonsumsi. Lebih banyak dari jumlah masyarakat Indonesia yang tercatat.
Tingginya minat konsumen yang tinggi terhadap kopi, maka tidak heran jika Indonesia punya jumlah kedai kopi terbanyak di dunia.
Menurut data yang dikeluarkan oleh seasia.co, per bulan November 2025 kemarin, tercatat bahwa Indonesia memiliki kedai kopi hingga 462 ribu. Angka ini, menggarisbawahi bahwa ekspansi budaya kopi di Indonesia sangat luar biasa secara global.
Pencapaian ini juga mencerminkan transformasi Indonesia dari produsen kopi terbesar di dunia, menjadi kekuatan konsumsi utama. Permintaan konsumsi kopi pun tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Mulai dari pusat metropolitan, secondary cities, sampai komunitas di pedesaan.
Pengamat industri melihat pencapaian ini didorong oleh beberapa hal. Mulai dari pertumbuhan kelas menengah, perubahan kebiasaan gaya hidup di kalangan millennials dan Gen Z, pengaruh media sosial, serta ekspansi agresif dari merek dan pengusaha kedai kopi itu sendiri.
Pergerakan yang sangat massive ini, berhasil membuat Indonesia tidak hanya sebagai pusat kopi global, tapi juga membantu meningkatkan perekonomian karena terciptanya jutaan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan usaha kecil, serta membentuk kembali ruang perkotaan dan komunitas yang menjadi tempat untuk orang berkumpul, belajar, bekerja, bersosialisasi dan bersantai.
(Annisa Larasati, foto: unsplash.com/jayden sim)
