Buat kamu yang suka sekali dengan dunia astrologi, keputusan untuk membaca artikel ini sangat tepat. Karena di dalam artikel ini, MOSTEAM akan membahas sebuah cabang dari ilmu astrologi yakni astrocartography.
Seorang ahli astrocartography bernama Helena Woods menjelaskan. Astrocartography adalah bagian dari locational astrology atau relocation astrology, yang merupakan cabang dari ilmu astrologi.
Ilmu ini secara khusus mempelajari tentang hubungan antara posisi manusia saat lahir dengan lokasi tertentu di Bumi. Jadi berbeda dengan astrologi, astrocartography lebih dari sekadar ramalan. Tetapi lebih ke bagaimana tempat-tempat di dunia yang bisa mengaktifkan energi tertentu dari diri mereka.
Sebagai contoh. Apakah kamu pernah mengalami atau terjebak dalam situasi di mana kamu, merasa tidak fit in dengan lokasi tertentu. Dan perasaan ini sifatnya bukan short terms. Tapi long terms. Atau misalnya, kamu merasa selalu gagal dalam hubungan percintaan, karena mayoritas dari mantan kamu, kamu temukan di kota yang sama dengan tempat tinggalmu.
Nah, hal-hal ini, bisa jadi bukan karena kamu yang mungkin tidak mampu beradaptasi atau tidak bisa memberikan seratus persen energimu untuk hubungan. Tetapi bisa jadi, kamu berada atau mencari jodoh di tempat yang salah.
Peta astrocartography, berfungsi untuk memproyeksikan peta kelahiranmu ke peta dunia. Garis-garis di peta itu, nantinya akan menunjukkan di mana planet tertentu berada di posisi penting saat kamu lahir.
Ilmu ini juga biasa dikenal dengan nama the astrology of place, locational astrology, atau relocation astrology.
BAGAIMANA CARA KERJA ASTROCARTOGRAPHY?
Hal pertama yang harus dilakukan untuk melihat astrocartography-mu adalah, kamu perlu menggunakan data saat kamu lahir. Mulai dari tanggal, waktu dan tempat. Data ini, nantinya akan dibuat birth chart yang merupakan dasar dari astrologi secara umum.
Setelah itu, ilmu astrocartography akan menggunakan birth chart ini untuk diproyeksikan ke peta dunia. Caranya adalah dengan menarik garis-garis planet ke peta, berdasarkan di mana planet itu berada saat kamu lahir dalam posisi penting. Seperti Ascendant, Midheaven dan lain sebagainya.
Hasilnya, akan muncul peta garis planet di seluruh dunia. setiap garis ini akan mewakili energi yang aktif di lokasi tersebut. Dan kamu, akan mengetahui. Di mana lokasi di Bumi ini, yang cocok untuk energi kamu.
JENIS GARIS YANG MUNCUL
Setiap garis yang muncul, menunjukkan potensi energi yang bisa aktif di suatu wilayah. Misalnya:
- Sun line: menggambarkan identitas dan ekspresi diri
- Moon line: menggambarkan emosi dan kenyamanan rumah
- Venus line: menggambarkan cinta, hubungan dan estetika
- Mars line: menggambarkan energi dan dorongan dari tindakan atau sikap seseorang
- Jupiter line: menggambarkan pertumbuhan dan keberuntungan
- Saturn line: menggambarkan sikap disiplin dan tanggung jawab
Selain garis-garis itu, masih ada garis-garis lain yang juga punya arti untuk hidup manusia. Garis-garis ini, nantinya akan digunakan oleh ahli astrocartography untuk menilai lokasi mana yang lebih resonan dengan energi tertentu dari birth chart kamu.
FUNGSI ASTROCARTOGRAPHY
Lebih spesifik, fungsi astrocartography untuk hidup manusia adalah untuk menentukan lokasi sampai proses menyelaraskan energi di dalam tubuh. Mulai dari menentukan tempat untuk traveling atau relokasi, memahami emosional yang kita rasakan, hingga refleksi diri tentang hidup.
Jadi, astrocartography fungsinya bukan cuma sekadar menentukan lokasi untuk pindah rumah atau lokasi kerja. Tapi bisa membantu melihat tema hidup yang lebih besar berdasarkan tempat. Pemahaman ini, seringkali digunakan sebagai alat untuk refleksi batin, bukan cuma sekadar lokasi fisik.
Kesimpulannya, kalau kamu selama ini merasa susah beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalmu, bisa jadi bukan lingkungan tersebut yang salah. Tapi justru kamu yang mungkin berada di tempat yang salah.
(Andiasti Ajani, foto: freepik.com/pikisuperstar)
