Aurélie Moeremans ‘Broken Strings’: Kronologi & Fakta

aurelie moeremans

Beberapa hari terakhir, aktris Aurélie Moeremans tengah jadi perbincangan publik. Hal ini dikarenakan oleh sebuah buku berjudul ‘Broken Strings’ yang ia rilis. Di mana dalam buku tersebut, Aurélie secara gamblang bercerita soal banyak hal tentang hidupnya.

Mulai dari masa kecilnya di Belgia, perjalanan karier di dunia hiburan, hingga yang mengejutkan adalah fase tergelap dan terpahit yang pernah terjadi dalam hidupnya. Seperti mendapat perundungan, hingga terjebak dalam hubungan yang memilukan dengan laki-laki yang usianya dua kali lipat dari usia Aurélie saat itu.

Buku ini sendiri dibagikan oleh Aurélie Moeremans secara gratis dalam bentuk PDF. Melalui fitur broadcast di Instagram, Aurélie mengungkapkan alasan kenapa ia memutuskan untuk tidak mengkomersilkan buku ini, tetapi justru membagikannya secara gratis.

“Buku ini aku bagikan secara gratis supaya bisa membantu sebanyak mungkin orang,” katanya.

broken strings

(Foto: hasil tangkap layar)

Aurélie sendiri banyak menyamarkan nama orang-orang yang terlibat di dalam masa pertumbuhan dirinya (kecuali nama keluarga seperti sang adik yakni Jeremie Moeremans), termasuk nama sang mantan kekasih. Ia, menyebut sang mantan dengan nama “Bobby”.

Ketika buku ini dirilis, Aurélie mendapatkan banyak sekali dukungan dari berbagai pihak. Tidak terkecuali para selebriti. Salah satunya adalah Hesti Purwadinata. Namun sayangnya, bentuk dukungan yang ia suarakan di media sosial, membuat sosok Bobby panas.

Melansir dari Instagram Aurélie, perempuan berusia 32 tahun ini membagikan informasi bahwa dukungan yang diberikan oleh Hesti justru berdampak buruk bagi Hesti dan sang suami yakni Edo Borne.

“Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM sampai ke WhatsApp.”

Ancaman tersebut diduga datang dari Bobby. Meski begitu, Hesti maupun Edo sama sekali tidak peduli dengan ancaman tersebut. Karena mereka merasa sudah melakukan hal yang benar yakni mendukung Aurélie.

Namun ternyata hal ini justru membuat Aurélie tidak nyaman. Karena ia tidak mau orang-orang di sekitarnya merasa tidak nyaman karena telah mendukung dirinya.

“Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat. Jadi kalau aku tidak repost, itu bukan karena tidak menghargai. Justru sebaliknya,” tulisnya.

Aurélie bahkan turut membagikan bukti chat berisi ancaman yang dikirim oleh Bobby kepada Edo. Isi pesannya kurang lebih seperti ini:

“Gue tunggu feedback-nya ya bro. Gue lewat elu karena gue masih respect sama lu sebagai suami Hesti. Dan gue kenal elu juga. Tolong feedback-nya ya,” tulis Bobby sambil membagikan foto unggahan Hesti yang mendukung Aurélie.

Namun karena Edo tidak menanggapi chat tersebut, Bobby mengirimkan sebuah pesan lagi:

“Oke Do gue udah berusaha menjangkau kalian berdua yah. Tapi kelihatannya memang tidak direspon. Gue tunggu 1×24 jam ya bro. Kalau memang tidak ada respon, jadi gue tahu musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan,” katanya lagi.

aurelie moeremans

(Foto: instagram.com/aurelie)

Sementara itu, Aurélie Moeremans dan “Bobby” pertama kali bertemu bertahun-tahun lalu saat keduanya disandingkan untuk menjadi pasangan di sebuah iklan kartu provider ternama. Tidak lama dari situ, mereka menjalin hubungan.

Lewat buku tersebut Aurélie mengungkapkan bahwa usia yang terpaut sangat jauh tidak membuat keduanya khawatir. Karena Aurélie dan keluarganya merasa Bobby adalah laki-laki baik yang hangat dan sangat menyayanginya. Namun lama-lama situasi tersebut berubah.

Aurélie terjebak dalam situasi yang sangat tidak menyenangkan. Hidup Aurélie dibatasi. Bobby bahkan melakukan manipulasi dengan mengatakan bahwa ia melakukan hal tersebut atas dasar cinta.

Bahkan yang paling mengerikannya adalah. Di usianya yang masih 15 tahun, Aurélie harus kehilangan keperawanan karena manipulasi Bobby. Saking traumanya Aurélie pada hubungan yang toxic, di salah satu komentar penggemar Aurélie mengaku bahwa saat shooting film A Story of Kale, ia mengaku rasa traumanya muncul sedikit.

Mengingat film tersebut juga bercerita soal hubungan yang tidak sehat antara Kale dan Dinda (tokoh yang diperankan Aurélie). Kale yang awalnya hangat dan membuat Dinda berpikir he’s the one, ternyata Kale is just like everyone. Manis di awal, pahit di akhir.

Buat kamu yang belum sempat membaca bukunya dan mau membacanya, berikut MOSTEAM lampirkan link-nya ya. Kebetulan, Aurélie merilis buku tersebut dalam dua bahasa. Indonesia dan Inggris. Silakan pilih bahasa yang lebih nyaman untuk kamu baca.

Oh ya. Kalau link tidak bisa dibuka, jangan dulu menyerah. Coba refresh beberapa kali. Pasti akan langsung terbuka. Dan kalau sudah terbuka, langsung download saja ya (kata Aurélie begitu).

Bahasa Indonesia: LINK

Bahasa Inggris: LINK

(Annisa Larasati, foto: instagram.com/aurelie)

Share