MOSTROOPS, kalau kamu sering pergi ke Bali, pasti familiar dengan nama penginapan Belvilla. Belvilla, banyak ditemukan di Bali karena diakuisisi oleh perusahaan penginapan asal India yakni OYO, pada tahun 2019.
Sejak itu, OYO yang memang punya visi untuk melakukan ekspansi global, membawa nama Belvilla sebagai salah satu produk akomodasinya.
SEJARAH BELVILLA
Melansir dari situs resminya, Belvilla adalah sebuah perusahaan akomodasi asal Belanda, yang didirikan pada tahun 1980-an. Saat itu, Belvilla menawarkan sebuah akomodasi yang berbeda dengan hotel.
Di mana mereka, menyewakan rumah, vila, atau penginapan mandiri, agar para pelancong punya ruang personal yang lebih dari sekadar kamar. Filosofinya sederhana:
“Liburan seharusnya terasa seperti tinggal, bukan sekadar menginap.”
Beberapa dari kamu pasti langsung berpikir: oh jadi ini kaya Airbnb gitu ya? Ya betul! Belvilla adalah pelopor dari situs Airbnb yang kita kenal sekarang.
Karena filosofi inilah Belvilla memusatkan bisnisnya pada rumah liburan untuk keluarga, vila dengan dapur dan ruang bersama, serta properti di area tenang seperti alam atau desa wisata. Bukan hotel, bukan penginapan yang ada di pusat keramaian.
Sejak didirikan pada tahun 1980, Belvilla telah berekspansi ke banyak negara seperti Italia, Spanyol, Prancis, Jerman dan masih banyak lagi. Ekspansi ini bahkan membuat mereka menjadi perusahaan vacation home terbesar di Eropa, dengan jumlah properti penginapan mencapai 40.000 unit.
MENAWARKAN SESUATU YANG BERBEDA
Sukses dengan ekspansinya, Belvilla tidak serta merta cuek. Mereka betul-betul memikirkan banyak hal, termasuk yang kecil, yang mungkin tidak dipikirkan perusahaan lain. Yakni, memastikan bahwa setiap vacation home punya keunikannya masing-masing.
Misalnya, kalau di pedesaan Prancis maka rumahnya adalah rumah batu, sedangkan di Italia, rumahnya luas lengkap dengan taman yang indah, kalau di Pegunungan Austria rumahnya chalet atau rumah berbahan kayu.
Detail-detail ini membuat Belvilla jadi punya identitas. Mereka mungkin tidak menawarkan kemewahan seperti apa yang hotel bintang lima tawarkan. Tetapi Belvilla, menawarkan kemewahan dalam bentuk yang lain.
Bisa jadi pilihan untuk liburan dengan keluarga besar, bisa jadi pilihan untuk orang-orang yang ingin merasakan pengalaman hidup seperti warga lokal, atau sekadar berlibur tanpa diburu waktu.
Artinya, kemewahan yang ditawarkan oleh Belvilla terasa sangat personal karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelancong.
DIAKUISISI OYO
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada tahun 2019 OYO memutuskan untuk mengakuisisi Leisure Group. Yakni sebuah induk perusahaan yang menaungi beberapa perusahaan akomodasi. Seperti DanCenter, Belvilla, hingga perusahaan wisata Traum-Ferienwohnungen.
Alasan di balik kenapa OYO memilih untuk mengakuisisi Leisure Group, adalah karena mereka ingin memperluas portofolio dari sekadar hotel bujet dan kamar individual, ke rumah liburan dan vila.
Karena, OYO seringkali mendapat permintaan dari calon penyewa yang ingin menyewa akomodasi dengan ruang pribadi, ingin menyewa ruangan besar karena ingin berlibur bersama keluarga atau teman-teman, hingga strategi global untuk bersaing dengan platform lain seperti Airbnb.
Sejak mengakuisisi Leisure Group, OYO mulai bergerak dengan menghadirkan Belvilla by OYO di Indonesia, khususnya Bali.
Berikut ini, MOSTEAM ingin merekomendasikan beberapa penginapan Belvilla by OYO di Bali, yang tidak hanya premium, tapi juga bikin betah!
