‘Epstein Files’, Jadi Babak Baru dari Kasus Jeffrey Epstein

Epstein Files

TITIK BALIK KASUS

Setelah kurang lebih sepuluh tahun kemudian, tepatnya di antara tahun 2018 dan 2019, setelah investigasi jurnalis dilakukan terungkap beberapa fakta baru. Pertama para korban ternyata tidak pernah mendapat keadilan.

Kedua, jaringan Epstein ternyata lebih luas dari apa yang ia akui. Ketiga, saat persidangan di tahun 2008, ternyata Epstein dan pihak berwajib memiliki sebuah perjanjian hukum yang dinilai mampu melindungi elite tertentu.

Babak baru ini kemudian membuat polisi bergerak. Sehingga di tahun 2019 Epstein kembali ditangkap oleh otoritas federal atas tuduhan perdangan seks anak lintas negara. Karena itu kasus ini kemudian jadi topik global karena skala kejahatan yang dilakukan Epstein ternyata sangat jauh dari sederhana.

Apalagi kasus ini turut melibatkan jaringan sosial di antara kaum elite. Dan bukan cuma skala Amerika Serikat, tapi sudah jaringan kaum elite dunia. Ditambah lagi, saat mendekam di dalam penjara, pada bulan Agustus 2019 Epstein dinyatakan meninggal dunia di sel tahanan federal New York.

Menurut pihak federal, Epstein disebut meninggal dunia karena bunuh diri. Tetapi, banyak pihak tidak langsung percaya. Karena bagaimana mungkin sel tahanan federal bisa lalai dalam sistem penjagaan hingga seseorang bisa melakukan bunuh diri di sana.

Kedua. Menurut pernyataan, saat meninggal dunia kamera CCTV yang menyoroti sel Epstein rusak. Oleh sebab itulah kematian Epstein membuat banyak publik penasaran karena banyak informasi yang akhirnya tidak pernah terungkap di pengadilan. Publik semakin curiga dengan sistem hukum. Dan dari sini teori konspirasi satu per satu bermunculan.

Setelah kematiannya, kasus ternyata tetap dilanjutkan lewat proses perdata. Salah satu staf dan juga rekan dari Epstein yakni Ghislaine Maxwell resmi dipenjara karena terbukti terlibat di dalam kasus ini. Karena itu dokumen-dokumen lama mulai dibuka satu per satu.

Dokumen-dokumen inilah yang kemudian disebut sebagai Epstein Files. Dan lewat dokumen ini, Epstein tidak lagi dikenal sebagai seorang penasihat finansial. Tetapi simbol eksploitasi, penyalahguna kekuasaan dan kegagalan dalam perlindungan korban.

APA ITU EPSTEIN FILES?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Epstein Files adalah sebutan untuk tumpukan besar dokumen yang dikumpulkan selama lebih dari satu dekade terkait perilaku kriminalnya. Di mana ada orang penting di Amerika Serikat yang terlibat dalam perdagangan seks dan eksploitasi seksual anak di bawah umur, serta hubungan sosialnya dengan tokoh-tokoh berpengaruh dunia.

Di dalam dokumen-dokumen ini, terdapat dokumen pengadilan dan penyidikan, email dan korespondensi pribadi, catatan hukum, bukti visual berupa foto dan video, log penerbangan, jadwal pertemuan, catatan keuangan, serta hal-hal lain yang muncul dari proses hukum terhadap Epstein dan rekannya yakni Ghislaine Maxwell.

Sebelumnya dokumen ini sebagian besar disegel karena alasan privacy, perlindungan korban dan proses hukum yang masih berjalan. 

ALASAN KENAPA EPSTEIN FILES VIRAL LAGI

Pada akhir Januari 2026 lalu, U.S. Department of Justice (DOJ) mengumumkan pelepasan besar dokumen lewat Epstein Files Transparency Act. Yakni di mana sebuah hukum yang mewajibkan DOJ membuka semua dokumen terkait kasus Epstein kepada publik. 

Hingga kini, dokumen yang sudah dirilis meliputi:

  • 3,0-3,5 juta halaman dokumen
  • Lebih dari 2 ribu video
  • Sekitar 180 ribu foto yang bisa diakses oleh publik melalui situs DOJ

Dan dari dokumen yang telah dibuka ini, terungkap banyak sekali nama korban sekaligus tokoh-tokoh penting yang disebut di dalam dokumen-dokumen ini. Seperti Donald Trump, Bill Gates, bahkan Elon Musk juga ada di dalam dokumen-dokumen ini. Tetapi tidak semua menunjukkan keterlibatan dengan kasus yang menjerat Epstein.

Meskipun munculnya nama-nama ini berhasil memicu spekulasi tentang sebetulnya hubungan apa yang dimiliki oleh orang-orang ini dengan Epstein? Kalau hubungannya tidak istimewa, kenapa nama mereka disebut di dalam dokumen-dokumen ini? Hal inilah yang membuat publik berbondong-bondong mengakses Epstein Files untuk menemukan jawabannya.

Buat kamu yang mungkin penasaran dan ingin tahu seperti apa Epstein Files yang telah dibuka ke publik, silakan klik di sini untuk masuk ke situs DOJ.

Epstein Files

(Foto: whyy.org)

(Rendy Aditya, foto: abcnews.go.com)

Share