Setop buat percaya sama hal-hal tertentu terutama mitos, yang berkaitan dengan vagina. Secara teori biologis, vagina adalah organ reproduksi berotot dan elastis pada saluran genital wanita. Pada manusia, organ ini membentang dari vestibulum vulva hingga serviks atau leher rahim.
Karena vagina adalah organ muskular yang sangat elastis, artinya dalam kondisi normal panjangnya bisa sekitar 7-10 sentimeter. Namun saat terangsang secara seksual, vagina bisa memanjang, melebar dan menyesuaikan diri dengan proses penetrasi.
Artinya, ukurannya bisa lebih dari kondisi normal. Pada umumnya bertambah menjadi 11 sampai 15 sentimeter. Namun pada orang-orang tertentu, vagina bisa melebar sampai 17 sentimeter lebih dalam kondisi terangsang.
Proses melebarnya vagina ini disebut sebagai vaginal tenting. Pemicunya adalah aliran darah yang deras saat seorang perempuan merasa bergairah.
Selain fakta menarik ini, masih ada beberapa fakta lain soal vagina dalam urusan seksual yang kamu harus tahu. Supaya, ke depannya kalian tidak mudah lagi termakan hoax, karena sudah mengenal area genital yang satu ini.
VAGINA MAMPU MELUMASI DIRI SAAT TERANGSANG
Alat atau cairan pelumas yang dijual di pasaran, memang kebanyakan dijual untuk laki-laki. Fungsinya untuk apa? Tentu untuk melancarkan proses saat penetrasi. Karena konon, ada beberapa orang yang merasa kesat atau sulit melakukan penetrasi karena area vagina terasa kering.
Tapi tahukah kamu? Kalau vagina sebetulnya punya cara ajaib untuk melumasi diri sendiri. Ketika seorang perempuan terangsang, plasma darah akan rembes lewat dinding vagina. Sehingga, proses lubrikasi atau pelumasan secara otomatis akan terjadi.
Dan proses pelumasan ini, bisa terjadi karena arousal fisioligis. Alias kondisi natural yang muncul karena gairah. Jadi tanpa diniatkan pun, kalau perempuan bergairah area vagina pasti akan terlubrikasi.
Meskipun, proses lubrikasi ini sifatnya fluktuatif. Kalau pasangan kamu area vaginanya terasa kering, bukan berarti ia tidak bergairah. Bisa juga karena faktor eksternal seperti stres, perubahan hormon dan kelelahan.
TIDAK SEMUA ORGASME BERASAL DARI PENETRASI
Fakta menarik soal vagina yang berikutnya adalah soal orgasme. Melansir dari Journal of Sexual Medicine tentang ‘anatomy of the clitoris’, secara anatomi klitoris dijelaskan sebagai pusat utama dalam sensasi seksual bagi seorang perempuan.
Dan sebagian besar struktur klitoris berada di dalam tubuh mengelilingi vagina. Itulah sebabnya, penetrasi saja tidak cukup untuk membuat perempuan orgasme. Stimulasi eksternal secara sering konon disebut lebih efektif untuk membuat perempuan orgasme. Menarik kan?
VAGINA PUNYA EKOSISTEM ISTIMEWA
Fakta menarik berikutnya adalah vagina punya sistem ekosistem sendiri dan hal ini sangat penting untuk aktivitas seksual.
MOSTEAM yakin banyak perempuan tahu kalau vagina memiliki vaginal microbiome, yang didominasi oleh bakteri baik bernama Lactobacillus. Bakteri baik ini, bertugas untuk menjaga kadar pH asam di area vagina dengan rata-rata sekitar 3,8 sampai 4,5.
Selain itu, bakteri baik ini juga mampu melindungi area vagina dari infeksi. Kadar pH ini tentu bisa berubah dan penyebabnya bermacam-macam. Mulai dari jenis sabun tertentu, aktivitas seksual, sampai sperma, adalah beberapa hal yang menyebabkan kadar pH di area vagina berubah.
Itulah kenapa makanya, aroma di area vagina terkadang bisa berubah meskipun sifatnya hanya sementara. Selain itu douching atau mencuci area dalam vagina juga sangat tidak disarankan, karena bisa mengganggu kadar asam pH tersebut.
