Fakta Menarik Soal Vagina dalam Urusan Seksual

OTOT VAGINA BISA DILATIH

Yes! Percayalah. Bukan cuma otot di lengan, perut, paha, atau area-area lain yang terlihat, otot di area vagina juga bisa dilatih. Semakin sering otot vagina dilatih, maka tingkat kepuasan seksual yang dijalankan juga akan semakin tinggi. 

Melansir dari Harvard Health Publishing, Vagina dikelilingi oleh otot dasar panggul atau pelvic floor muscles. Otot ini, memengaruhi sensasi saat berhubungan seksual. Karena otot ini, memiliki peran yang penting dalam dalam orgasme. Selain itu, otot ini juga berfungsi untuk mengontrol kandung kemih.

Karena itu, rutin melakukan latihan seperti kegel, terbukti bisa meningkatkan sensasi seksual serta membantu orgasme pada sebagian perempuan.

VAGINA TIDAK LONGGAR KARENA SEKS

Fakta ini bisa jadi adalah mitos yang paling sering beredar di kalangan masyarakat. Katanya, kalau perempuan sering berhubungan seks maka area vaginanya akan longgar. Padahal kenyataannya, ini adalah informasi yang sangat asal-asalan.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, bahwa vagina adalah organ yang elastis. Artinya, saat berhubungan seks ia akan melebar. Namun setelah berhubungan seks, kondisinya akan kembali normal.

Meskipun tidak dipungkiri bahwa kondisi vagina memang bisa mengalami perubahan jangka panjang. Tetapi bukan karena hubungan seksual. Melainkan karena melahirkan, pertambahan usia, perubahan hormon, serta kekuatan pinggul.

NYERI SAAT SEKS BUKAN HAL NORMAL

Fakta menarik terakhir soal vagina dalam urusan seksual adalah normalnya, hubungan seks tidak akan menyebabkan nyeri di area vagina. Jadi, kalau kamu merasa nyeri saat berhubungan seks, bisa jadi diebabkan oleh beberapa hal.

Mulai dari kurangnya lubrikasi, kecemasan, gangguan pada otot panggul, atau bisa jadi kamu punya kondisi medis tertentu.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, vagina punya sistem lubrikasi sendiri yang secara otomatis muncul jika seorang perempuan terangsang. Tetapi, yang banyak laki-laki tidak paham adalah proses terangsang seorang perempuan itu butuh waktu.

Itulah kenapa makanya, kalau mau berhubungan seks, ada tahap foreplay yang harus dilakukan. Karena foreplay, adalah proses untuk membuat seorang perempuan terangsang. Jika ia terangsang, maka area vagina juga akan terlubrikasi yang tentu memudahkan proses penetrasi.

Selain itu, foreplay adalah tahapan penting bagi perempuan karena mampu merileksasi tubuh mereka. Dan hal ini sangat penting dalam hubungan seksual. 

Kalau proses ini sudah dilakukan tetapi tubuhmu seakan-akan masih melakukan penolakan, pastikan untuk memeriksakan diri lewat pendekatan medis atau terapeutik. Karena nyeri yang muncul saat penetrasi, bukan sesuatu yang harus ditoleransi secara diam-diam.

(Kirana Putri, foto: freepik.com/freepik)

Share