JOHN PAWSON

(Foto: acollectedman.com)
Arsitek ketiga yang gayanya bisa jadi inspirasi untuk hunian adalah John Pawson. Pawosn adalah seorang arsitek asal Inggris, yang terkenal dengan gaya arsitektur Ultra-Minimalism.
Ciri khas dari gaya arsitektur ini adalah warna yang digunakan adalah palet netral. Misalnya putih, beige, abu-abu dan lain sebagainya. Kemudian ciri khas bangunan dengan gaya ini adalah garis-garis yang diciptakan super bersih. Setiap detailnya juga sangat presisi.
Hasilnya, hunian akan terlihat sangat luas (open space), rapi, bersih dan sedikit sunyi. Gaya arsitektur ini sangat cocok untuk orang-orang yang suka visual clean dan anti clutter.

(Foto: metalocus.es)
FRANK LLOYD WRIGHT

(Foto: allplan.com)
Arsitek keempat yang gayanya bisa jadi inspirasi untuk hunian adalah Frank Llyod Wright. Wright adalah seorang arsitek, desainer, penulis dan juga pengajar yang di sepanjang kariernya, sudah merancang lebih dari seribu bangunan.
Wright unggul dalam gaya American Organic Architecture. Gaya ini, menyatukan bangunan dengan alam, garisnya horizontal, serta material yang digunakan adalah material alami.
Hasilnya hunian jadi hangat, grounded dan human scale. Karena prinsipnya, Wright ingin karya yang ia buat sesuai dengan kebutuhan rumah tinggal. Bukan bagus tapi rasanya seperti galeri. Alias ada kehidupan yang kuat di dalamnya.

(Foto: franklloydwright.org)
BJARKE INGELS

(Foto: salonemilano.it)
Arsitek kelima yang gaya arsitekturnya bisa jadi inspirasi untuk hunian adalah Bjarke Ingels. Arsitek ini, mengusung gaya Contemporary, Experimental dan Playful.
Sehingga, setiap bangunan yang diciptakan punya bentuk yang unik, sustainable thinking, fun tapi tetap fungsional. Ketika dihuni, ada rasa optimis, modern dan juga urban di dalamnya.
Hunian dengan gaya ini cocok untuk para urban dweller yang ingin punya rumah bergaya unik tetapi tetap praktis.

(Foto: architecturaldigest.com)
GEOFFREY BAWA

(Foto: architectuul.com)
Rekomendasi arsitek yang gayanya bisa jadi inspiras hunian terakhir adalah Geoffrey Bawa. Bawa, adalah seorang arsitek asal Sri Lanka, yang namanya juga sangat harum di dunia arsitektur.
Bawa, memiliki ciri khas di mana bangunan yang ia desain konsepnya adalah Tropical Modernism. Baginya, ventilasi alami adalah hal yang sangat penting bagi sebuah hunian. Sehingga di dalam desain yang ia buat, selalu ada innert courtyard dan transisi lembut antara area indoor dan outdoor.
Hasilnya, setiap hunian yang ia desain selalu terasa sejuk, santai dan suasananya seperti sedang berada di resort. Gaya arsitektural ini, sangat cocok untuk orang-orang yang tinggal di negara atau area yang beriklim tropis namun ingin menjalani gaya hidup yang santai dan nyaman.

(Foto: houseandgarden.co.uk)
(Rendy Aditya, foto: unsplash.com/ntwrk_img)
