FAKTA TERBARU SOAL KEMATIAN KURT COBAIN

(Foto: guitar.com)
Pada tahun 2015 sebuah film dokumenter tentang kematian Kurt Cobain dirilis. Film tersebut berjudul Soaked in Bleach. Film ini mengulas tentang teori dari seorang detektif swasta bernama Tom Grant.
Grant merasa kematian Cobain sangat janggal. Ia menganggap bahwa kematian Cobain bukanlah bunuh diri, melainkan dibunuh. Salah satu alasannya adalah karena menurut hasil forensik, kadar heroin di dalam tubuh Cobain sangat tinggi. Dengan kadar setinggi itu, sangat tidak mungkin bagi seseorang untuk menembak dirinya sendiri.
Di dalam film dokumenter tersebut, ia juga menelaah kembali dokumen kepolisian soal kematian Cobain. Grant juga mengkritik pihak kepolisian karena dengan cepat menyimpulkan alasan di balik kematian Cobain dan menutup kasus tersebut.
Tom Grant sendiri adalah detektif swasta yang disewa oleh Courtney Love alias istri Cobain. Love, menyewa Grant untuk mencari Cobain yang menghilang dari pusat rehabilitasi. Alasannya karena ia panik. Love takut suaminya kenapa-kenapa.
Karena ia tahu kondisi Cobain sedang tidak baik-baik saja. Itu sebabnya ia memutuskan untuk menyewa seorang detektif swasta untuk mencari Cobain.
KENAPA TEORI INI MUNCUL LAGI TAHUN 2026?

(Foto: independent.co.uk)
Penyebab utamanya masih simpang siur. Tapi kemungkinan besar karena jika masih hidup, Cobain akan merayakan ulang tahunnya yang ke-59 pada 20 Februari mendatang.
Selain itu, MOSTEAM yakin sampai detik ini para penggemar Nirvana, khususnya Cobain, masih belum menerima kenyataan bahwa Cobain meninggal dunia karena bunuh diri.
Misalnya, saat pusat rehabilitasi menghubungi Love, Love langsung menghubungi semua orang untuk mencari Cobain. Tapi tidak ada satu pun orang yang berinisiatif untuk pergi ke rumahnya di Seattle untuk memeriksa sang artis. Termasuk Love sendiri.
Jarak dari kabur pada 1 April sampai ditemukan meninggal pada 8 April cukup jauh, yakni satu minggu. Kalau pun Cobain benar meninggal pada tanggal 5 April, artinya semua orang punya waktu lima hari untuk menemukan Cobain. Tetapi kenapa semua orang tidak bisa menemukannya?
Hal-hal semacam inilah yang membuat banyak orang, terutama penggemar, merasa kematian Cobain banyak menyimpan kejanggalan. Apalagi pasca kematiannya, Cobain meninggalkan harta yang sangat banyak. Yakni mencapai USD 50 juta atau sekitar IDR 841 juta (menurut kurs dolar sekarang).
Jumlah kekayaan Cobain ini bahkan disebut terus bertambah hingga tahun 2026 ini. Dan jumlahnya juga semakin fantastis. Yakni mencapai USD 450 juta atau sekitar IDR 7,5 triliun. Jumlah ini membuatnya menjadi salah satu musisi dengan penghasilan tertinggi di dunia pasca meninggal dunia.
Bayangkan. Dengan jumlah harta sebanyak ini, tentu semakin menyudutkan banyak orang di sekitarnya, kan?
(Rendy Aditya, foto: grammy.com)
