Menurut Ahli, Inilah Jenis-jenis Kulit yang Paling Rentan Terhadap Jerawat

Jerawat. Rasanya jadi gangguan kulit paling dasar yang hampir dialami oleh semua orang. Alasan jerawat muncul bisa bermacam-macam dan tidak selalu karena kulit kita kotor. Bisa juga karena faktor hormonal atau bahkan genetik.

Tapi, dari sekian banyak jenis kulit, menurut ahli ada tiga jenis kulit yang paling rentan terhadap jerawat. Berikut adalah daftarnya:

KULIT BERMINYAK

Jenis kulit yang paling rentan terhadap jerawat pertama adalah kulit berminyak alias oily skin. Melansir dari healthline.com, kulit berminyak memiliki produksi sebum yang tinggi. Sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat.

Sebum yang berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, kemudian akan menyumbat folikel rambut. Akumulasi inilah yang memicu munculnya jerawat. Banyak ahli dermatologi yang menyarankan beberapa langkah ini guna menurunkan risiko munculnya jerawat:

  • Pastikan untuk mencuci muka dua kali sehari. Pakailah sabun cuci muka yang gentle dan mampu mengontrol kadar minyak di kulit.
  • Gunakan toner yang mengandung salicylic acid atau niacinamide. Hindari toner yang mengandung alkohol tinggi.
  • Pastikan untuk memakai produk active ingredients dengan bijak. Seperti salicylic acid, benzoyl peroxide dan retinoid. Produk-produk yang mengandung bahan ini tidak boleh dipakai berbarengan. Karena bisa menyebabkan iritasi.
  • Tetap pakai moisturizer yang bahannya oil free, teksturnya gel, serta non-comedogenic.
  • Sunscreen juga tidak boleh dilewatkan. Karena tanpa sunscreen, skin barrier kamu akan rusak dan bekas jerawat juga bisa menghitam.

KOMBINASI

Jenis kulit yang paling rentan terhadap jerawat kedua adalah kombinasi. Melansir dari situs englishdermatology.com, kulit kombinasi biasanya punya area berminyak di T-Zone (dahi, hidung dan dagu). Sedangkan bagian lainnya normal atau cenderung kering.

Area berminyak tersebut tetap rentan terhadap jerawat karena produksi sebum yang lebih banyak di zona tersebut. Makanya orang-orang yang punya kulit kombinasi biasanya mudah berjerawat di area dahi, hidung dan dagu.

Menurut ahli dermatologi, ini adalah beberapa langkah perawatan yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan risiko munculnya jerawat:

  • Zoning skincare. Artinya beda area, beda pendekatan cara merawatnya. Pakai produk oil control di area T-Zone, sedangkan area lainnya pakai yang hydrating.
  • Pakai produk cleanser yang mampu menyeimbangkan kondisi kulit. Contohnya normal to combination.
  • Smart layering. Pakai serum niacinamide untuk seluruh wajah. Lalu untuk T-Zone pakai spot treatment saja. Lalu untuk seluruh muka pakai moisturizer yang ringan.

ACNE PRONE SKIN

Jenis kulit yang paling rentan terhadap jerawat ketiga adalah acne prone skin. Meskipun sebetulnya acne prone skin tidak merujuk kepada jenis kulit tertentu. Tapi lebih ke tipe karakter kulit yang secara fisiologis lebih mudah berjerawat.

Tipe kulit ini biasanya sangat rentan terhadap komedo, jerawat dan inflamasi. Seseorang bisa jadi acne prone bahkan jika kulitnya tidak berminyak. Meskipun memang umumnya orang yang tipe kulitnya acne prone, memproduksi sebum yang cukup tinggi.

Menurut ahli dermatologi, berikut cara menurunkan risiko jerawat pada acne prone skin:

  • Fokus ke skin barrier. Intinya, kalau skin barrier rusak, maka jerawat jadi gampang muncul. Cari produk perawatan kulit yang mengandung ceramide, hyaluronic acid dan panthenol.
  • Jangan overused products. Kebanyakan orang dengan kulit acne-prone sering kalah karena terlalu banyak produk yang dipakai. Amannya, pakai empat step dulu. Mulai dari cleanser, serum, moisturizer, sunscreen.
  • Jangan gonta-ganti produk dengan cepat. Karena pada dasarnya kulit butuh waktu untuk beradaptasi. Jadi kalau disela-sela momen adaptasinya kamu sudah ganti produk lagi, maka kulitmu dipastikan akan breakout.
  • Perhatikan juga gaya hidup yang kamu lakukan. Karena orang dengan karakter acne prone skin sangat sensitif dengan kurang tidur, stres, makanan tinggi gula, serta tidak maksimal saat membersihkan wajah.

(Kirana Putri, foto: healthline.com)

Share