Kumpulan Sejarah Unik di Balik Lahirnya Luxury Fashion Brand

PRADA

(Foto: voicemap.me)

Luxury brand ketiga yang juga punya sejarah unik adalah Prada. Brand ini didirikan oleh Mario Prada di Milan pada tahun 1913. Awalnya, Prada adalah toko aksesori yang berkaitan dengan kebutuhan travel kaum elit. Seperti koper, tas kulit, serta aksesori mewah lainnya.

Kehadiran Prada sebagai toko aksesori pun diakui oleh Kerajaan Italia, sehingga mereka mengeluarkan Royal Warrant. Itulah kenapa makanya logo Prada menggunakan simbol kerajaan.

Namun, transformasi Prada menjadi brand fashion modern baru terjadi ketika Miuccia Prada mengambil alih brand pada tahun 1970-an.

BURBERRY

(Foto: wikimedia.org)

Luxury brand berikutnya yang juga punya sejarah unik adalah Burberry. Brand ini didirikan oleh Thomas Burberry pada tahun 1856 di Inggris. Burberry awalnya bukan luxury brand seperti yang kita kenal sekarang. Melainkan brand yang berfokus pada pakaian fungsional untuk aktivitas outdoor.

Pada tahun 1879, Thomas Burberry menciptakan gabardine. Yakni jenis kain yang tahan air, ringan dan breathable alias tidak gerah ketika dipakai. Kain ini kemudian digunakan untuk membuat mantel pelindung dari hujan dan cuaca ekstrem.

Pada masa Perang Dunia I, Burberry merancang trench coat untuk tentara Inggris yang kemudian menjadi salah satu ikon fashion terbesar di abad ke-20.

MONCLER

(Foto: focusedfashion1.com)

Luxury brand terakhir yang juga punya sejarah unik adalah Moncler. Brand ini didirikan pada tahun 1952 di sebuah desa pegunungan di Prancis bernama Monestier-de-Clermont oleh René Ramillon dan André Vincent.

Awal mulanya, Moncler bukanlah luxury brand seperti sekarang. Produk pertama yang mereka buat adalah perlengkapan untuk pekerja dan pendaki gunung. Seperti sleeping bags, tenda, hingga jaket berlapis bulu.

Kemudian, di tahun 1980-an hingga 2000-an, brand ini berevolusi menjadi luxury fashion label dengan tetap mempertahankan DNA teknis dari pakaian outdoor mereka.

(Annisa Larasati, foto: ncblosangeles.com)

Share