Kunjungi Kota Ini untuk Menikmati Pastry Tour di Prancis

PARIS

(Foto: everydayparisian.com)

Paris adalah kota pertama yang wajib untuk jadi destinasi pastry tour. Kenapa? Karena kota ini adalah pusat formasi dari pastry dan boulangerie. Di sini, ada banyak boulangerie yang dibuat dengan cara tradisional. 

Kalau mau menemukan tempat yang tepat, cari yang ada tanda “Boulangerie”-nya. Jangan pilih tempat yang “dépôt de pain”. Selain itu pilih tempat yang ada tulisan “fait maison” atau “pétrie sur place”.

Dan kalau kamu berkunjung ke tempat ini, pastikan pilih croissant yang terlihatnya rapuh. Jangan yang mengilap atau berminyak. Karena rasa croissant yang enak, konon adalah yang rapuh itu. Bukan yang mengilap.

LYON

(Foto: explorepartsunknown.com)

Kota kedua yang juga wajib masuk ke dalam pastry tour di Prancis adalah Lyon. Lyon memang dikenal sebagai kota fine dining. Padahal, di kota ini tidak cuma ada fine dining. Tapi Lyon, juga menjadi kota kuliner di Prancis.

Pastry yang dijual di kota ini agak berbeda dengan kota-kota lain. Karena di sini, pastry yang dijual terasa lebih buttery, sangat comfort-driven, tapi secara eksposur “kurang pamer”. Rasanya seperti menemukan hidden gem.

Kalau Paris itu ibaratnya seperti fashion editoral, Lyon itu adalah heritage kitchen. 

ALSACE

(Foto: tripadvisor.com)

Destinasi pastry tour yang berikutnya adalah Provinsi Alsace. Provinsi yang terletak di Timur Laut Prancis ini, kental dengan budaya ragi dan fermentasi. Kalau kamu berkunjung ke sini, ada satu pastry wajib yang harus kamu coba. Yakni kougelhopf. 

Kougelhopf secara bentuk mirip dengan canelle dan pastry in adalah ciri khas dari Provinsi Alsace. Nah, kalau kamu sering makan pastry sebagai menu sarapan, ketahuilah. Rutinitas yang sama juga terjadi di provinsi ini.

Karena masyarakat Alsace, mengonsumsi roti bukan sebagai dessert fancy. Tetapi bagian dari makanan sehari-hari.

Sebagai penutup, MOSTEAM mau kasih kamu tips dan trik untuk menikmati pastry yang dipercaya oleh warga Prancis sebagai the original of the philosophy:

  • Pertama. Pastikan untuk menikmati pastry saat pagi hari. Sekitar pukul 7-9 pagi.
  • Kedua. Sebelum menikmati banyak pastry, kamu harus mengawali dengan makan croissant dulu. Dan croissant-nya harus polos atau orisinil alias tanpa isian.
  • Ketiga. Ketika makan croissant tersebut, pastikan untuk menikmati beberapa hal ini. Mulai dari suara crack saat roti dipatahkan, hirup dan resapi aroma menteganya. Setelah itu, baru kamu bisa menikmati croissant dengan caramu sendiri. Misalnya dicelup ke dalam cokelat panas atau selai tertentu.

(Kirana Putri, foto: unsplash.com/haley parson)

Share