MOSTROOPS, buat kalian yang suka berolahraga pasti tahu kalau ada sebuah rutinitas yang umumnya dilakukan oleh para atlet pasca mereka latihan. Yakni ice bath alias berendam di dalam air es selama beberapa menit.
Berendam di dalam air es ini memang terdengar kontradiktif dengan mitos yang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah kalau habis olahraga tidak boleh langsung mandi, karena efeknya tidak baik. Sebaiknya diamkan dulu sampai keringat hilang baru mandi.
Konsep ini tidak match dengan ice bath yang biasanya benar-benar langsung dilakukan meskipun tubuh masih dalam kondisi berkeringat. Melansir dari situs National Library of Medicine, berendam air es atau ice bath adalah praktik di mana tubuh direndam dalam air yang sangat dingin.
Biasanya di suhu 10–15 °C selama beberapa menit setelah latihan intens. Rutinitas ini sering digunakan oleh atlet sebagai bagian dari strategi pemulihan tubuh pasca latihan yang intens. Namun, pemulihan tubuh seperti apa yang dimaksud?
Berikut ini adalah daftar dari manfaat ice bath pasca berolahraga. Buat kamu yang suka berolahraga berat, mungkin bisa mencobanya guna menghindari cedera otot.
MENGURANGI NYERI OTOT DAN DOMS
Manfaat ice bath pasca berolahraga yang pertama adalah mengurangi nyeri otot dan DOMS. Melansir dari cochrane.org, berendam air dingin setelah latihan intens dapat mengurangi nyeri otot yang muncul 24-72 jam setelah berolahraga.
Fenomena ini biasa disebut dengan Delayed Onset Muscle Soreness atau DOMS. Bagi atlet, hal ini sangat penting. Karena DOMS sering membuat performa latihan menurun.
MENGURANGI INFLAMASI DAN STRES FISIOLOGIS
Manfaat ice bath pasca berolahraga yang kedua adalah mampu mengurangi inflamasi dan stres fisiologis. Air dingin menyebabkan vasokonstriksi atau kondisi di mana pembuluh darah mengecil.
Ketika pembuluh darah mengecil, maka dapat membantu mengurangi peradangan jaringan dan pembengkakan otot setelah latihan berat. Itulah kenapa banyak atlet menggunakan metode ini sebagai bagian dari recovery pasca latihan.
MEMPERCEPAT PEMULIHAN OTOT DAN FATIGUE
Manfaat ice bath pasca berolahraga yang ketiga adalah bisa mempercepat pemulihan otot dan fatigue. Beberapa studi menunjukkan bahwa ice bath bisa mempercepat pengembalian performa otot sekaligus mengurangi rasa lelah.
MENURUNKAN KADAR STRES
Selain efek pada fisik, manfaat ice bath pasca berolahraga juga memberikan efek yang positif pada mental. Yakni, mampu menurunkan kadar stres. Menurut sebuah riset yang pernah dilakukan, cold immersion memberikan efek relaksasi atau feel good effect pasca latihan intens.
Ketika tubuh rileks, maka pikiran secara otomatis akan damai. Hal inilah yang membuat tingkat stres secara otomatis turun.
MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR
Manfaat ice bath pasca berolahraga yang kelima adalah meningkatkan kualitas tidur. Jangankan berendam air es. Melansir dari situs ciputrahospital.com, mandi air dingin beberapa jam sebelum tidur disebut membuat tidur lebih nyenyak.
Air dingin sendiri membantu mengatur suhu tubuh. Dan air dingin membantu tubuh untuk menyelaraskan suhu. Sehingga seseorang bisa tidur lebih nyenyak. Sifat yang sama juga dihasilkan oleh berendam dalam air es.
Apalagi untuk atlet, tidur nyenyak adalah hal yang penting. Karena tidur menjadi salah satu cara untuk menjaga stamina yang nantinya, sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan.
Metode berendam air es atau air dingin sebetulnya bukan metode baru dalam dunia kesehatan. Karena dulu, metode ini sering dipakai dalam metode pengobatan di zaman Yunani dan Romawi Kuno.
Bangsa Yunani dan Romawi menggunakan thermae atau pemandian air panas dan frigidarium atau pemandian air dingin dalam ritual pemandian mereka. Tujuannya bukan cuma sekadar membersihkan diri. Tetapi mereka percaya bahwa perubahan suhu bisa memulihkan energi tubuh, melancarkan peredaran darah dan menjaga kesehatan.
Bahkan, bangsa Romawi pernah membuat pemandian air panas dan dingin berlapis di bathhouse mereka. Konsep inilah yang menjadi awal dari pemahaman cold therapy yang mirip dengan prinsip ice bath sekarang.
PERKEMBANGAN DI DUNIA OLAHRAGA
Ice bath yang kita kenal sekarang adalah hasil dari berkembangnya ilmu olahraga modern di abad ke-20. Namun di sepanjang perkembangannya, di tahun 1970-an dan 1980-an, banyak atlet mulai melakukan eksperimen dengan mandi air dingin setelah latihan berat.
Saat atlet melakukan hal ini, pelatih dan dokter olahraga mengamati efeknya terhadap nyeri otot dan proses recovery dari para atlet itu sendiri. Karena terbukti efektif, ice bath mulai populer di tim olahraga profesional seperti basket, sepak bola, lari dan lain sebagainya, di tahun 1990-an dan 2000-an.
Pada tahun-tahun ini juga riset ilmiah olahraga mulai memublikasikan studi awal tentang cold water immersion. Sejak itu, rutinitas ice bath terus diaplikasikan oleh banyak atlet dan juga kalangan masyarakat yang suka berolahraga berat.
(Rendy Aditya, foto: mcphs.edu)
