Penyebab BAB Berdarah dan Cara Mengatasinya

Perubahan pola makan (termasuk menu) selama bulan Ramadan, memang sering memberikan dampak yang negatif bagi saluran pencernaan. Salah satunya adalah ketika buang air besar atau BAB akan dibarengi dengan munculnya darah.

BAB berdarah atau blood in stool, bisa terjadi karena beberapa hal. Melansir dari situs Cleveland Clinic, berikut adalah daftarnya:

FISURA ANI

Penyebab BAB berdarah yang pertama adalah fisura ani atau anal fissures. Fisura ani, adalah sebuah kondisi di mana terjadi robekan kecil di lapisan anus akibat tinja keras. Robekan kecil inilah yang menyebabkan darah keluar bersama BAB. Bahkan terkadang, darah keluar disertai nyeri tajam ketika buang air besar.

WASIR

Penyebab BAB berdarah yang kedua adalah wasir atau hemorrhoids. Wasir adalah sebuah kondisi kesehatan di mana terjadi pembengkakan pada pembuluh darah di anus atau rektum. Kondisi ini, adalah yang paling umum dalam menyebabkan BAB berdarah. Biasanya, darah yang muncul karena wasir berwarna merah cerah.

RADANG USUS

Penyebab BAB berdarah yang ketiga adalah radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD). Kondisi seperti kolitis ulseratif dan penyakit Crohn, menyebabkan peradangan kronis pada usus dan mengakibatkan perdarahan saat BAB. Hal ini termasuk dalam kategori kondisi serius sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara medis.

INFEKSI KANTONG KECIL

Penyebab BAB berdarah yang keempat adalah terjadi peradangan atau infeksi pada kantong kecil di dinding usus besar (divertikula). Kondisi ini biasa juga disebut dengan diverticulosis atau diverticulitis. Kondisi ini, umumnya dialami oleh orang-orang dewasa yang sudah masuk fase tua atau lansia.

INFEKSI GASTROINTESTINAL

Penyebab BAB berdarah yang kelima adalah karena infeksi gastrointestinal atau peradangan usus. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri atau virus tertentu. Ciri-cirinya adalah dengan munculnya darah saat BAB. Selain itu, biasanya penderita akan mengalami diare, demam, atau mual.

KANKER KOLOREKTAL

Penyebab BAB berdarah yang terakhir adalah kanker kolorektal. Kanker kolorektal atau istilah lainnya adalah kanker usus besar atau rektum, bisa jadi penyebab dari munculnya darah saat BAB. Tandanya adalah darah akan muncul secara terus menerus, disertai perubahan bentuk tinja dan penurunan berat badan. Kalau kamu mengalami tanda-tanda ini, langsung segera periksa ke dokter, ya!

CARA MENGATASINYA

Sama seperti penyebab, menurut Cleveland Clinic ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi BAB berdarah. Di antaranya:

  • Tingkatkan asupan serat dan cairan untuk mencegah konstipasi dan mempermudah BAB.
  • Hindari mengejan terlalu keras atau duduk lama di toilet.
  • Cuci dan jaga area anus tetap bersih dan kering.
  • Kompres anus dengan air hangat atau sitz bath untuk membantu mengurangi gejala.
  • Oleskan stool softener atau salep topikal. Namun tindakan ini, harus sesuai arahan dokter, ya. Pada kasus berat, prosedur medis seperti rubber band ligation atau operasi bisa dipertimbangkan. 

(Annisa Larasati, foto: freepik.com/gpointstudio)

Share