Selama Bulan Ramadan 2026, Magrib di Jakarta Hampir 18.30 WIB. Apa Penjelasan Ilmiahnya?

ramadan 2026

MOSTROOPS, buat kamu yang berdomisili di Jakarta, sadar atau tidak? Kalau azan Magrib di awal bulan puasa ini hampir jam 18.30 WIB. Sebagian dari kamu mungkin tidak terbiasa dengan waktu ini.

Karena biasanya, azan Magrib di Jakarta itu hampir tidak pernah lebih dari jam 18.00 WIB. Ternyata, alasan kenapa azan Magrib di Jakarta hampir 18.30 WIB selama bulan Ramadan 2026 ini ada penjelasan ilmiahnya.

Melansir dari beberapa sumber, azan Magrib menjelang 18.30 WIB ternyata dipengaruhi oleh posisi Matahari yang bergeser. Secara ilmiah, Bumi itu posisinya miring sekitar ±23,5°.

Karena itu, di sepanjang tahun posisi Matahari bergeser dari wilayah Utara ke Selatan. Akibatnya, waktu terbit dan terbenamnya Matahari jadi berubah.

Perubahan waktu terbit dan terbenamnya Matahari ini ada sirkulasi periodenya. Selama bulan Januari sampai April, Matahari bergerak ke arah Utara mendekati ekuinoks. Karena itu, waktu siang berjalan sedikit lebih panjang dibanding malam. Karena itu, Matahari jadi terbenam lebih lambat, yang secara otomatis Magrib jadi ikut mundur.

POLA MATAHARI DI JAKARTA

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, selama bulan Januari sampai April waktu Matahari terbenam mundur. Itulah kenapa makanya, waktu Magrib di atas jam 18.00 WIB. Tepatnya ada di antara 18.10-18.15 WIB atau 18.25-18.30 WIB.

Nanti ketika memasuki tengah tahun, waktu Magrib akan kembali seperti biasa. Yakni di antara jam 17.50-18.00 WIB. Kemudian, menjelang akhir tahun, waktu Magrib akan berubah lagi. Di antara jam 18.00-18.10 WIB.

(Annisa Larasati, foto: freepik.com/jcomp)

Share