Bukan Cuma Seru, 5 Tempat Ini Wajib Jadi Travel Lists Karena Punya Value Point Berbeda

YAMAGATA, JEPANG

(Foto: sakeinn.com)

Tokyo? Biasa. Osaka? Biasa. Kyoto? Biasa. Sapporo? Biasa. Kalau Yamagata?

Yes. Rekomendasi destinasi berikutnya yang juga wajib ada di daftar travel list kamu adalah Yamagata, Jepang.

Coba, apakah kamu pernah mendengar nama prefektur yang satu ini? Kalau belum, sini merapat.

Prefektur Yamagata adalah wilayah yang sebagian besarnya adalah pedesaan. Jaraknya sekitar 200 mil dari Tokyo. Cukup jauh memang, tetapi karena jarak yang jauh ini, prefektur Yamagata menawarkan momen ketenangan yang luar biasa.

Ketika banyak kota di Jepang mengalami over travelers, prefektur ini justru mendapatkan kunjungan wisatawan yang sangat sedikit. Bahkan tidak sampai satu persen. Padahal, prefektur ini punya situs wisata yang tidak kalah menarik.

Mulai dari tempat-tempat suci yang tenang seperti pegunungan Dewa Sanzan, kuil Yamadera, pemandian air panas Gunung Zao yang ada di lereng ski, hingga Ginzan Onsen yang fotogenik, semuanya akan menjadi destinasi yang tidak terlupakan.

Bahkan di pegunungan Dewa Sanzan, wisatawan bisa ikut pendakian dan meditasi di air terjun bersama biksu gunung Yamabushi. Lebih dari itu, pegunungan Dewa Sanzan memiliki salah satu puncak yang jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan. Yakni puncak Gunung Gassan.

Padahal, puncak Gunung Gassan ini diselimuti banyak salju yang membuat musim ski di sini berlangsung cukup panjang. Tepatnya hingga awal musim panas. Selain itu di prefektur Yamagata ini juga ada Danau Shirakawa yang memperlihatkan fenomena alam menarik.

Di mana lelehan salju berhasil menenggelamkan hutan di antara akhir Maret dan akhir Mei. Wisatawan juga bisa menikmati tur kano di atas danau ini. Nantinya saat tur, wisatawan akan melewati pepohonan willow, lengkap dengan pemandangan Gunung Lide yang tertutup salju di kejauhan.

Jika kamu berkunjung ke sini di bulan Februari, maka kamu akan melihat pemandangan indah dari seribu lebih lampu dan lampion yang terbuat dari salju menghiasi setiap sudut kuil Uesugi di Yonezawa.

Kalau kamu berkujung di bulan Agustus, kamu berkesempatan untuk menikmati Festival Yamagata Hanagasa. Ketika festival ini digelar, ribuan penari akan turun ke jalan sambil mengenakan kimono warna-warni dan melambaikan topi yang dihiasi safflower berwarna oranye. Cantik sekali!

GUIMARÃES, PORTUGAL

(Foto: expedia.com)

Destinasi wisata terakhir yang juga perlu kamu pertimbangkan untuk kunjungi di tahun ini adalah Guimarães.

Guimarães adalah sebuah kota yang ada di Portugal Utara. Kota ini, konon menjadi tempat kelahiran Negara Portugal sekaligus raja pertama mereka. 

Guimarães adalah kota yang memadukan abad pertengahan dengan teknologi masa depan. Baru-baru ini, Komisi Eropa menobatkan Guimarães sebagai Ibu Kota Hjau Eropa untuk tahun 2026.

Karena kota ini, secara massive terus memperluas jalur sepeda, menambah banyak ruang hijau dan perlahan-lahan berupaya dalam mengurangi polusi untuk mencapai netralitas iklim pada tahun 2030.

Guimarães adalah salah satu contoh kota yang mempertahankan kota abad pertengahan, tetapi tetap bisa berkembang menjadi pusat kota modern. Karena mayoritas arsitektur bangunan di kota ini masih berbentuk benteng yang utuh.

Bahkan istana yang didirikan pada abad ke-10 juga masih berdiri kokoh dan terawat (bahkan jadi yang paling terawat di Portugal).

Pemerintah setempat juga memanfaatkan bangunan lama yang sudah tidak terpakai ke dalam fungsi baru, agar bisa terus hidup. Seperti Pousada Mosteiro Guimarães. Yakni sebuah bangunan bekas biara di abad ke-12 yang kini sudah beralih fungsi menjadi hotel mewah.

Selain itu, kota ini juga sangat ramah terhadap wisatawan dalam konteks kudapan. Mau cari makanan vegan? Banyak. Mau cari menu asli cita rasa Portugal Utara? Ada. Mau mencicipi petiscos alias kudapan sederhana seperti camilan? Ada. Bahkan sampai makanan penutup seperti kue kering isi frangipine yang lezat juga ada.

Oleh karena itu, kalau kamu adalah tipikal historical traveler, cocok sekali untuk bertandang ke sini. Apalagi, dengan usaha keras pemerintah setempat untuk membuat Guimarães bebas polusi, kamu mungkin bisa menikmati kota ini sekaligus lung theraphy.

(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/geojango maps)

Share