Rekomendasi Tanaman Indoor Lowlight untuk Pemula

tanaman indoor low light untuk pemula

Saat pandemi beberapa tahun lalu, banyak masyarakat yang mulai membangun kebiasaan baik. Salah satunya adalah dengan memelihara tanaman. Meskipun sekarang sudah tidak ada pandemi, memelihara tanaman terbukti memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan, baik fisik maupun mental.

Sayangnya, memelihara tanaman bisa dibilang tidak untuk semua orang. Alasannya karena memelihara tanaman adalah salah satu kegiatan yang sulit untuk dilakukan. Apalagi, setiap tanaman punya cara istimewanya masing-masing untuk hidup. 

Sehingga kalau kita tidak cakap dalam memahami jenis-jenis tanaman yang kita pelihara, salah-salah tanaman tersebut justru mati. Nah, kalau kamu adalah salah satu orang yang mungkin belakangan ini sedang berpikir untuk memelihara tanaman tetapi tidak punya pengalaman sebelumnya, MOSTEAM ingin merekomendasikan satu jenis tanaman yang terbilang aman untuk pemula.

Yakni tanaman indoor lowlight!

APA ITU TANAMAN INDOOR LOWLIGHT?

Melansir dari beberapa situs tentang flora, tanaman indoor lowlight adalah jenis tanaman yang mampu bertahan dan tumbuh di ruangan dengan cahaya minim, serta tidak membutuhkan sinar Matahari langsung. 

Sebagian tanaman indoor populer berasal dari lantai hutan tropis di mana mereka tumbuh di bawah kanopi pohon besar. Jadi, kenapa mereka bisa hidup dengan cahaya minim? Karena di habitat aslinya mereka memang sudah terbiasa hidup dengan cahaya yang terbatas.

Ketika dipelihara di rumah, tanaman ini bisa hidup dengan baik di kamar dengan jendela kecil, di sudut ruang tamu yang jauh dari jendela, di ruang kerja, sampai di dapur.

Tetapi perlu dipahami bahwa lowlight adalah minim cahaya, bukan tanpa cahaya sama sekali, ya.

JENIS TANAMAN INDOOR LOWLIGHT UNTUK PEMULA

Setelah mengetahui apa itu tanaman lowlight, kini saatnya kamu cek apa saja jenis tanaman indoor lowlight yang bisa dipelihara untuk kamu para pemula:

Lidah Mertua

Lidah Mertua

(Foto: freepik.com/wirestock)

Jenis tanaman indoor lowlight untuk pemula yang pertama adalah lidah mertua atau snake plant. Tanaman ini memiliki nama Latin Sansevieria trifasciata yang merupakan starter plant klasik bagi para pemula.

Kenapa para pemula suka? Karena tanaman ini tahan di dalam cahaya rendah, mampu bertahan hidup meskipun jarang disiram, serta tetap hidup baik di ruangan ber-AC.

ZZ Plant

ZZ Plant

(Foto: freepik.com/freepik)

Jenis tanaman indoor lowlight untuk pemula yang kedua adalah ZZ Plant. Tanaman ini memiliki nama Latin Zamioculcas zamiifolia dan sering dijuluki sebagai plant for neglectful owners. Makanya tidak heran kalau tanaman ini cocok untuk pemula.

Kenapa tanaman ini disukai pemula? Karena tanaman ini, daunnya tebal dan berkilau, jadi terlihat sangat cantik. Selain itu tanaman ini juga bisa hidup di ruang yang hampir tanpa Matahari. ZZ Plant juga tidak perlu disiram setiap hari. 2-3 minggu sekali pun masih aman.

Pothos

Pothos

(Foto: freepik.com/freepik)

Jenis tanaman indoor lowlight untuk pemula yang ketiga adalah pothos. Pothos memiliki nama Latin Epipremnum aureum dan tanaman ini adalah jenis tanaman rambat yang sangat populer.

Keunggulannya jika dipelihara oleh para pemula adalah bahwa tanaman ini bisa hidup di mana pun. Mau di atas rak, di atas meja, digantung, semuanya aman. Tanaman ini juga sangat toleran terhadap cahaya rendah dan cepat tumbuh.

Peace Lily

Peace Lily

(Foto: freepik.com/freepik)

Jenis tanaman indoor lowlight untuk pemula yang berikutnya adalah peace lily. Tanaman ini memiliki nama Latin Spathiphyllum yang sangat disukai oleh para pemula. Selain mudah dirawat, bentuk tanaman ini juga sangat elegan.

Oh ya, ada fakta menarik soal tanaman ini. Peace lily sering dianggap sebagai tanaman yang moody. Karena kalau haus langsung layu, tetapi setelah disiram akan pulih seakan-akan tidak pernah layu.

Chinese Evergreen

Chinese Evergreen

(Foto: freepik.com/freepik)

Jenis tanaman indoor lowlight untuk pemula yang terakhir adalah Chinese evergreen. Tanaman ini biasa disebut juga dengan Aglaonema dan merupakan jenis tanaman yang populer di Asia.

Keunggulannya adalah toleran terhadap cahaya rendah dan varietas warnanya banyak dan cantik. Sehingga wajar kalau tanaman ini sangat populer dalam kalangan pemula. Bahkan saat pandemi, harga tanaman ini melonjak naik hingga sulit didapat.

(Kirana Putri, foto: freepik.com/freepik)

Share