Asam urat atau gout adalah bentuk radang sendi yang muncul ketika kadar uric acid di darah terlalu tinggi. Sehingga membentuk kristal tajam di area persendian. Kristal ini kemudian menyebabkan nyeri dan peradangan yang intens.
Uric acid sendiri terbentuk ketika tubuh memecah senyawa yang disebut purin, yang asalnya dari makanan, khususnya sumber hewani, atau dari dalam tubuh secara alami.
GEJALA ASAM URAT
Melansir dari situs Mayo Clinic, serangan asam urat biasanya datang tiba-tiba dan sering terjadi di malam hari. Tandanya adalah:
- Nyeri sendi yang sangat kuat. Biasanya dimulai dari ibu jari kaki, tetapi bisa juga terjadi di pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, atau jari tangan.
- Pembengkakan, kemerahan dan rasa panas di sekitar sendi yang terkena.
- Rasanya sangat sakit. Bahkan sentuhan lembut seperti selimut, rasanya bisa sangat menyakitkan.
- Rasa kaku dan mobilitas berkurang, khususnya pada sendi yang meradang.
Serangan ini bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
PENYEBAB ASAM URAT TERJADI
Sebelumnya sudah disebutkan sedikit tentang penyebab asam urat terjadi. Yakni karena kristal urate menumpuk di sendi akibat kadar uric acid yang tinggi. Hal ini bisa terjadi karena:
- Produksi uric acid terlalu banyak
- Ginjal tidak bisa membuangnya secara efektif
- Atau bisa juga karena kombinasi keduanya
Kristal ini memicu respons imun yang akibatnya menimbulkan peradangan hebat di area sendi. Kalau tidak diobati, maka asam urat bisa berlanjut ke kondisi yang kronis. Termasuk pembentukan tophi atau endapan kristal keras di bawah kulit yang bisa merusak sendi dan jaringan.
MAKANAN DAN MINUMAN PEMICU ASAM URAT
Setelah mengetahui penjelasan, gejala dan penyebab, berikutnya yang penting untuk dibahas adalah pemicunya.
Makanan Tinggi Purin
Pemicu pertama dari munculnya asam urat adalah makanan-makanan yang tinggi kadar purin. Seperti organ hewan atau jeroan, daging merah, seafood tertentu seperti sarden, kerang, scallops, trout, tuna. Kemudian, beberapa makanan hasil olahan daging yang tinggi protein juga berbahaya bagi penderita asam urat.
Alkohol
Minuman beralkohol seperti bir juga secara signifikan meningkatkan risiko serangan asam urat, karena minuman ini mengandung purin. Jadi secara otomatis akan menurunkan kemampuan tubuh dalam mengeluarkan uric acid.
Minuman Manis dan Soda
Selain alkohol, minuman yang mengandung fruktosa tinggi juga dapat memicu produksi uric acid.
MAKANAN DAN MINUMAN YANG AMAN
Setelah tahu apa saja pantangan atau makanan dan minuman yang harus dihindari, berikutnya adalah rekomendasi makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi.
Kunci utamanya adalah penderita asam urat harus diet rendah purin. Melansir dari situs Arthritis Foundation dan National Kidney Foundation, berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang direkomendasikan:
- Air putih untuk membantu ginjal dalam mengeluarkan asam urat.
- Produk susu rendah lemak seperti yogurt atau susu skim.
- Sayuran segar khususnya yang tinggi antioksidan dan tidak berwarna hijau.
- Protein nabati sebagai pengganti protein hewani yang tinggi purin.
- Buah yang kaya antioksidan dan antiinflamasi seperti ceri dan beri bisa membantu mengurangi flare atau penyebaran radang pada sendi yang sakit.
Namun, sebelum melakukan diet ini, perlu diketahui bahwa diet rendah purin tidak menyembuhkan asam urat. Tetapi bisa mengurangi frekuensi serangan, menurunkan kadar uric acid dalam darah, serta mendukung terapi pengobatan yang diberikan dokter.
Selain diet rendah purin, penderita asam urat juga harus menjaga gaya hidup sehat. Salah satunya adalah melakukan olahraga dan menjaga berat badan agar ideal.
Sebagai catatan tambahan, asam urat kini bukan cuma permasalahan orang tua. Tapi nyatanya, sudah banyak anak muda yang mengalaminya. Jadi, jaga terus pola dan gaya hidup kamu agar tidak mengalami gangguan asam urat.
(Annisa Putri, foto: freepik.com/stefamerpik)
