Setelah berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun, penyanyi Vidi Aldiano akhirnya tutup usia pada akhir pekan lalu. Sejumlah sahabat dan kolega turut mengiringi kepergian Vidi hingga dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi.
Kanker ginjal sendiri adalah jenis kanker yang muncul di jaringan ginjal. Ginjal adalah sebuah organ berbentuk seperri kacang yang berada di kedua sisi tulang belakang. Fungsinya adalah untuk menyaring limbah serta cairan berlebih dari darah.
Dari sekian banyak jenis kanker ginjal, renall cell carcinoma adalah yang paling umum. Biasanya berkembang sebagai tumor pada satu ginjal. Tumor adalah cikal bakal dari kanker. Meskipun tidak semua tumor akan berubah menjadi kanker, ya.
Salah satu tantangan utama dari penyakit ini adalah bahwa kanker ginjal sering tidak menunjukkan gejala jelas pada tahap awal. Sehingga banyak kasus baru ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan medis untuk masalah lain.
PENYEBAB DAN FAKTOR RISIKO KANKER GINJAL
Melansir dari mayoclinic.org, penyebab pasti kanker ginjal tidak selalu diketahui. Tetapi para ahli menemukan beberapa faktor risiko utama yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya.
- Kebiasaan Merokok
- Obesitas
- Tekanan darah tinggi
- Faktor genetik
- Usia
CIRI-CIRI ATAU GEJALA KANKER GINJAL
Meskipun penyebab persisnya tidak bisa diprediksi, orang dengan kanker ginjal biasanya mendapat tanda-tanda yang datang dari dalam tubuhnya. Seperti:
- Darah dalam urine
- Nyeri di punggung atau sisi tubuh
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Rasa lelah yang berkepanjangan
- Sering demam atau muncul keringat dingin saat malam
Gejala-gejala ini diklasifikasikan berdasarkan perkembangan sel kanker ginjal itu sendiri. Semakin berkembang sel kanker tersebut, ciri-ciri di tubuh juga akan semakin parah.
CARA MENURUNKAN RISIKO MENGIDAP KANKER GINJAL
Secara teori, kanker itu tidak bisa dicegah. Tetapi, lewat kebiasaan hidup tertentu, dapat membantu menurunkan risiko dari kanker ginjal. Di antaranya:
- Berhenti atau perlahan kurangi merokok
- Menjaga berat badan di angka ideal dan sehat
- Mengontrol tekanan darah
- Membatasi paparan bahan kimia berbahaya
- Menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin (minimal 6 bulan sekali)
(Kirana Putri, foto: freepik.com/freepik)
