Beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali produk makanan yang mendeklarasikan sebagai jenis makanan gluten-free atau bebas gluten.
Gluten adalah jenis protein alami yang terdapat di dalam beberapa biji-bijian. Seperti gandum, barley, atau rye. Protein ini berfungsi untuk memberi tekstur elastis pada adonan. Sehingga roti bisa mengembang dan memiliki struktur yang kenyal.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, gluten banyak ditemukan dalam makanan seperti roti, pasta, sereal, hingga berbagai makanan olahan berbasis tepung gandum.
Sebagian besar orang dapat mengonsumsi gluten tanpa masalah. Namun, bagi sebagian orang, gluten justru dapat memicu reaksi imun atau gangguan pencernaan tertentu.
Artinya, makanan berbasis gluten-free dibuat bukan hanya sekadar untuk tren sehat. Tetapi untuk memberikan pilihan kepada mereka yang memiliki alergi, agar tetap bisa menikmati beberapa jenis makanan berbasis tepung seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
(BACA JUGA: Makanan Gluten-Free Apa Benar Lebih Sehat?)
PENYEBAB ORANG ALERGI GLUTEN
Penyebab pasti dari kondisi ini tidak selalu diketahui. Tetapi para ahli menemukan beberapa faktor yang berperan:
Faktor Genetik
Penyebab orang alergi gluten yang pertama adalah karena mengidap celiac disease. Celiac disease adalah kondisi autoimun di mana konsumsi gluten menyebabkan sistem imun menyerang jaringan usus kecil.
Celiac disease sering berkaitan dengan faktor genetik tertentu. Menurut Mayo Clinic, orang yang memiliki gen HLA-DQ2 atau HLA-DQ8 memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit ini.
Respons Sistem Imun yang Abnormal
Penyebab orang alergi gluten yang kedua adalah karena respons sistem imun tubuh yang abnormal. Pada penderita celiac disease, sistem imun keliru menganggap gluten sebagai zat berbahaya sehingga menyerang jaringan usus.
Gangguan Autoimun Lain
Penyebab orang alergi gluten yang ketiga adalah karena beberapa penyakit autoimun. Seperti diabetes tipe 1 atau gangguan tiroid yang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko celiac disease.
KENAPA GLUTEN BERBAHAYA BAGI ORANG YANG ALERGI?
Bagi orang dengan alergi atau intoleransi gluten, konsumsi gluten dapat menimbulkan berbagai dampak serius. Seperti:
Kerusakan Pada Usus Kecil
Pada penderita celiac disease, gluten dapat merusak vili usus kecil. Yaitu struktur yang membantu tubuh menyerap nutrisi. Akibatnya, tubuh bisa mengalami malabsorpsi nutrisi.
Gangguan Pencernaan
Beberapa gejala yang sering muncul pada penderita alergi gluten jika mereka mengonsumsi makanan yang mengandung gluten adalah kembung, diare, sakit perut, bahkan mual.
Kekurangan Nutrisi
Ketika orang yang alergi gluten mengonsumsi gluten, maka ia berisiko mengalami kerusakan usus. Ketika usus rusak, tubuh jadi sulit menyerap nutrisi penting. Seperti zat besi, kalsium dan vitamin B. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu anemia atau masalah kesehatan lain.
Reaksi Alergi yang Serius
Pada penderita alergi gandum, gluten dapat memicu reaksi alergi yang serius. Mulai dari gatal-gatal, pembengkakan, hingga gangguan pernapasan.
Dalam kasus tertentu, reaksi ini bisa berkembang menjadi anafilaksis. Yaitu reaksi alergi berat yang memerlukan penanganan medis segera.
(Rendy Aditya, foto: freepik.com/freepik)
