Menurut data Kemenkes RI, Kasus dengue di Indonesia tersebar di 401 kabupaten dan kota di 29 provinsi. Waspadalah!
Seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, ternyata memicu meningkatkan kasus dengue di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terhitung pada tanggal 14 April 2026, jumlah kasus dengue mencapai 30.465.
Dalam periode yang sama, tercatat sekitar 79 kematian dengan case fatality rate (CFR) sebesar 0,3 persen. Kasus dengue ini sendiri terbagi atas 10.138 demam dengue (DD), 19.877 demam berdarah dengue (DBD) dan 450 kasus dengue shock syndrome (DSS).
Masih melansir dari data yang sama, penyebaran dari kasus ini juga sangat luas. Yakni menjangkau 401 kabupaten dan kota di 29 provinsi di Indonesia. Dari sekian banyak masyarakat yang terjangkit, kelompok usia produktif menjadi salah satu yang paling terdampak.
Kepada CNN Indonesia, Direktur Penyakit Menular Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia yakni Prima Yosephine mengatakan bahwa dengue masih menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Sehingga memang butuh penanganan serius dan berkelanjutan.
“Pencegahan perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari edukasi, pengendalian vektor, hingga kolaborasi lintas sektor,” katanya dalam sebuah keterangan.
Prima juga menyebut bahwa saat ini Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan tindak lanjut dari Strategi Nasional Penanggulangan Dengue ke dalam Rencana Aksi Nasional.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi pengendalian dengue secara lebih efektif dan berkelanjutan.
(BACA JUGA: Cara Mengatasi Kulit Iritasi Karena Tisu Saat Flu)
CARA MENCEGAH DENGUE
Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati, berikut ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dan keluarga dari dengue yang dikenal sebagai Gerakan 3M Plus. Cara ini dikeluarkan langsung oleh WHO dan Kemenkes RI:
Gerakan 3M
- Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, wadah air atau ember secara rutin minimal seminggu sekali.
- Menutup rapat tempat penyimpanan air.
- Mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang bisa menampung air.
Gerakan Plus
- Memakai lotion anti nyamuk.
- Memasang kelambu di tempat tidur terutama untuk bayi dan orang sakit.
- Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai atau lavender.
- Memelihara ikan di kolam yang bisa berpotensi menimbulkan jentik nyamuk agar dimangsa.
- Pakai baju lengan panjang dan celana panjang saat di daerah rawan DBD
- Bersihkan selokan, talang air dan vas bunga berisi air secara rutin.
- Hindari menggantung pakaian terlalu lama karena bisa menjadi sarang nyamuk.
- Lakukan fogging dalam waktu dekat karena terbukti efektif dalam membunuh nyamuk dewasa.
- Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk memberantas jentik nyamuk.
- Pastikan ada satu anggota keluarga di rumah yang bertugas memantau dan memberantas jentik nyamuk secara mandiri.
(Kirana Putri, foto: freepik.com/jcomp)
