Keputusan ini diambil setelah berbulan-bulan menghadapi sorotan publik terhadap kondisi kesehatan dan penampilannya.
Ariana Grande dikabarkan akan mengambil jeda dari sorotan publik setelah menyelesaikan ‘Eternal Sunshine Tour’, yang dijadwalkan berakhir di London pada 1 September 2026.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh perwakilannya dalam wawancara eksklusif bersama People. Menurut sang perwakilan, keputusan ini diambil setelah Grande menghadapi sorotan publik yang semakin intens terhadap kesehatan dan penampilan fisiknya dalam beberapa bulan terakhir.
Perwakilan Ariana menegaskan bahwa penyanyi berusia 33 tahun itu telah menikmati setiap momen selama menjalani tur dunia pertamanya dalam tujuh tahun terakhir.
Meski begitu, setelah rangkaian konser berakhir, Grande ingin memberi dirinya waktu untuk beristirahat dan menjauh sejenak dari kehidupan yang terus berada di bawah sorotan.
“Ariana akan mengambil langkah mundur dari sorotan publik setelah menyelesaikan ‘Eternal Sunshine Tour’. Ia ingin mengakhiri tur ini dalam kondisi sehat dan bahagia, lalu menikmati waktu istirahat yang memang pantas ia dapatkan,” ujar perwakilannya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Grande kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial setelah merilis video musik “Petal”, lagu utama dari album terbarunya dengan judul yang sama.
Alih-alih hanya membahas musiknya, banyak komentar publik justru berfokus pada kondisi tubuh dan penampilan fisiknya.
Diskusi tersebut kembali memicu spekulasi mengenai kesehatan Grande, sesuatu yang sebelumnya juga pernah ia hadapi dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui album ‘Petal’, Grande sendiri banyak mengeksplorasi tema tentang tekanan hidup di bawah sorotan publik, penilaian terhadap penampilan, serta dampak psikologis dari ketenaran.
Seiring keputusan tersebut, Grande juga dipastikan tidak lagi terlibat dalam produksi musikal ‘Sunday in the Park with George’ di West End London.
(BACA JUGA: Karena Tur, Ariana Grande Batal Main di ‘American Horror Story Season 13’)
Sebelumnya, ia dijadwalkan membintangi kebangkitan musikal karya Stephen Sondheim tersebut bersama lawan mainnya di film Wicked, Jonathan Bailey.
Pihak produksi menyatakan menghormati keputusan Grande dan memberikan dukungan penuh atas langkah yang diambilnya. Mereka juga memastikan pertunjukan tetap akan berlangsung sesuai rencana dengan pengumuman pemeran baru di kemudian hari.
Meski akan mengurangi kemunculan di depan publik, keputusan ini bukan berarti Grande berhenti berkarya.
Dalam waktu dekat, ia masih akan menyelesaikan sisa konser ‘Eternal Sunshine Tour’ sebelum tampil dalam film komedi Focker-in-Law, yang dijadwalkan tayang pada 25 November 2026.
Dengan kata lain, jeda ini lebih merupakan waktu untuk memulihkan diri setelah menjalani tahun yang sangat padat, bukan pensiun dari industri hiburan.
Keputusan Ariana Grande untuk mengambil jeda ini menambah daftar artis yang mulai berbicara secara terbuka mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah tekanan industri hiburan.
Setelah menjalani tur besar, merilis album baru, serta menghadapi sorotan yang terus mengarah pada kehidupan pribadinya, Grande memilih memberi ruang bagi dirinya sendiri untuk beristirahat.
Bagi banyak penggemar, langkah ini bukanlah akhir dari sebuah era, melainkan pengingat bahwa di balik status sebagai bintang dunia, seorang artis tetap membutuhkan waktu untuk memulihkan diri sebelum kembali berkarya.
(Annisa Larasati, foto: people.com)
