Jangan Salah, Ini Perbedaan Hydrating dan Moisturizing

Sering dianggap sama, pahami perbedaan mendasar hydrating dan moisturizing agar kulit terhindar dari kusam maupun kering mengelupas.

Istilah hydrating dan moisturizing hampir selalu muncul dalam kemasan produk perawatan kulit. Banyak yang menganggap keduanya adalah hal yang sama karena sama-sama menjanjikan kulit yang lembap dan sehat.

Padahal, secara dermatologis, hydrating dan moisturizing bekerja dengan cara yang sangat berbeda untuk menangani dua kebutuhan kulit yang tak sama.

Menggunakan produk yang tidak tepat sesuai masalah dasar kulit justru bisa membuat perawatanmu tidak optimal.

Berikut adalah perbedaan mendasar antara hydrating dan moisturizing yang wajib kamu pahami sebelum membeli skincare.

MENAMBAH AIR VERSUS MENGUNCI MINYAK

Hydrating (hidrasi) bertujuan untuk menambah kandungan air di dalam sel-sel kulit agar tampak kenyal dan segar.

Sementara itu, moisturizing (pelembap) berfungsi untuk mencegah penguapan kadar air tersebut dengan cara melapisi dan mengunci kelembapan pada lapisan terluar kulit (skin barrier). 

JENIS BAHAN AKTIF YANG DIGUNAKAN

Produk hydrating biasanya mengandalkan bahan bersifat humektan yang bekerja menarik air dari udara ke dalam sel kulit, seperti hyaluronic acid, gliserin dan aloe vera.

Di sisi lain, produk moisturizing menggunakan bahan bersifat oklusif atau emolien seperti ceramide, shea butter, squalane dan plant oils untuk menutup celah pada benteng kulit.

(BACA JUGA: 6 Tips Skincare Musim Panas untuk Kulit Sehat dan Glowing)

MASALAH KULIT YANG DITANGANI

Kulit dehidrasi (dehydrated skin) adalah kondisi saat kulit kekurangan kandungan air, ditandai dengan tekstur kusam, terasa tertarik, namun tetap bisa berminyak di permukaan. Kondisi ini membutuhkan produk hydrating.

Sedangkan kulit kering (dry skin) adalah tipe kulit yang kekurangan produksi minyak alami (sebum), ditandai dengan permukaan bersisik atau kasar, yang memerlukan produk moisturizing.

TEKSTUR PRODUK DAN CARA PAKAI

Produk berbasis hydrating umumnya memiliki konsistensi yang ringan, cair, atau gel serba cepat meresap seperti essence, toner, atau serum.

Sebaliknya, produk moisturizing hadir dalam bentuk lotion atau cream yang lebih pekat untuk memberikan lapisan pelindung di atas permukaan kulit. 

KOMBINASI TERBAIK UNTUK KULIT SEHAT

Pada dasarnya, kulit yang sehat dan glowing membutuhkan keseimbangan antara keduanya.

Kamu bisa mengaplikasikan produk hydrating terlebih dahulu saat kulit masih setengah basah untuk memasukkan kadar air, lalu dilanjutkan dengan moisturizer untuk mengunci seluruh hidrasi tersebut sepanjang hari.

(Kirana Putri, foto: magnific.com/magnific)

Share