Jadi Perdebatan, Warna Rambut Taylor Swift Brunette Atau Blonde?

Perubahan warna rambut Taylor Swift kembali memicu perdebatan setelah mayoritas penggemar menilai rambutnya kini lebih dekat dengan warna brunette daripada blonde.

Ada satu pertanyaan yang ternyata cukup serius untuk diperdebatkan para penggemar Taylor Swift baru-baru ini di media sosial: sebenarnya warna rambut sang idola masih blonde atau sudah brunette ya?

Pertanyaan tersebut muncul setelah penampilan terbaru Swift di Grammy Museum baru-baru ini. Warna rambutnya terlihat lebih gelap dibandingkan dengan warna blonde yang selama ini begitu identik dengannya.

Perubahan tersebut kemudian menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar hingga editor Harper’s Bazaar sendiri ikut melakukan polling. Hasilnya? Cukup mengejutkan.

Dari ratusan orang yang mengikuti polling, sekitar 60 persen memilih brunette. Sementara hanya 40 persen yang masih menganggap Swift sebagai blonde. Hasil tersebut kurang lebih sama dengan polling internal editor Harper’s Bazaar.

WARNA RAMBUT TAYLOR MEMANG BERUBAH SEJAK AWAL KARIER

Kalau melihat perjalanan karier Swift, warna rambut memang menjadi bagian dari evolusi visualnya.

Ketika pertama kali dikenal lewat album debut ‘Taylor Swift’, ia tampil dengan rambut blonde keemasan dan ikal spiral yang kemudian menjadi salah satu ciri khasnya.

Memasuki era ‘Red’ dan ‘1989’, rambutnya semakin sering ditata dengan gaya yang lebih lurus dan polished. Swift juga pernah melakukan perubahan yang jauh lebih drastis.

Pada 2016, ia tampil dengan rambut platinum blonde di Met Gala, sebuah penampilan yang kemudian dijuluki penggemar sebagai era “Bleachella”.

Ia juga sempat bereksperimen dengan warna blonde yang lebih terang dan teknik pewarnaan berbeda selama era ‘Lover’. Namun, setelah itu, rambut Swift perlahan kembali ke warna yang lebih natural.

(BACA JUGA: Resmi Jadi Istri, Ini Momen Menarik dari Pernikahan Taylor Swift)

JADI, BENARKAH WARNA RAMBUT TAYLOR SWIFT SEKARANG BRUNETTE?

Jawabannya tidak sesederhana itu.

Menurut Harper’s Bazaar, Swift kemungkinan tidak benar-benar mewarnai rambutnya menjadi cokelat gelap. Warna rambut alaminya memang berada di area yang cukup sulit dikategorikan secara tegas sebagai blonde atau brunette.

Dalam beberapa penampilan, warna rambutnya terlihat seperti perpaduan antara blonde dan brown atau yang dalam dunia hair color sering disebut bronde.

Warna seperti ini memang sedang populer. Harper’s Bazaar sebelumnya menjelaskan bahwa bronde merupakan warna di antara brown dan blonde, dengan dimensi keemasan yang membuatnya sulit dikategorikan sebagai salah satunya.

Taylor Swift bahkan disebut sebagai salah satu selebritas yang ikut mempopulerkan warna tersebut.

LIGHTING JUGA BISA MENGUBAH PERSEPSI WARNA RAMBUT

Salah satu alasan perdebatan ini menjadi semakin rumit adalah pencahayaan.

Foto dan video dari penampilan Swift di Grammy Museum menggunakan pencahayaan yang cukup moody. Sehingga warna rambutnya dapat terlihat lebih gelap dibandingkan dengan kondisi pencahayaan lain.

Karena itu, belum tentu Swift benar-benar mengubah warna rambutnya secara signifikan. Bisa saja yang berubah adalah cara warna tersebut terlihat di bawah pencahayaan tertentu.

Namun, bagi para penggemar, perdebatan tersebut tetap menarik karena warna rambut Swift sudah begitu erat dengan berbagai era dalam kariernya.

SETIAP WARNA ADA ERANYA

Dalam kasus Taylor Swift, rambut tidak pernah hanya menjadi rambut.

Rambut ikalnya mengingatkan penggemar pada era country awal kariernya. Blunt bob dan blonde yang lebih polished terasa sangat ‘1989’. Platinum blonde menjadi bagian dari transformasi ‘Reputation’.

Sementara rambut yang lebih natural dan tekstur yang lebih lembut ikut mendefinisikan estetika ‘Folklore’ dan ‘Evermore’.

Karena itu, perubahan warna rambut sekecil apa pun bisa terasa seperti sebuah tanda bahwa Swift sedang memasuki fase baru.

(Kirana Putri, foto: youtube.com/taylorswift)

Share