5 Perhiasan Paling Ikonik yang Pernah Dipakai Keluarga Kerajaan Inggris

Setiap perhiasan ini menyimpan cerita panjang soal kekuasaan, cinta, hingga kontroversi sejarah.

Kehidupan keluarga kerajaan Inggris memang tidak pernah luput dari sorotan publik. Setiap gerak-gerik mulai dari kunjungan kenegaraan hingga acara resmi, selalu menarik perhatian media dan masyarakat di seluruh dunia.

Tidak terkecuali soal apa yang mereka kenakan, termasuk urusan perhiasan. Setiap perhiasan yang melekat pada anggota kerajaan seolah punya daya tarik tersendiri, membuat publik penasaran soal sejarah dan makna di baliknya.

Perhiasan kerajaan memang lebih dari sekadar estetika semata. Menurut Robinson’s Jewelers, perhiasan dalam keluarga kerajaan kerap berfungsi sebagai simbol kekuasaan, kekayaan, sekaligus warisan budaya dan memainkan peran penting dalam berbagai upacara, hubungan diplomatik, hingga momen personal.

Bahkan, perhiasan juga kerap dijadikan alat diplomasi untuk mempererat hubungan antarnegara. Seperti Burmese Ruby Tiara milik mendiang Ratu Elizabeth II, yang dihiasi batu rubi hadiah dari rakyat Burma sebagai simbol perlindungan dan kesehatan.

Di sisi lain, perhiasan royal juga kerap menandai momen personal penting seperti pertunangan dan pernikahan, yang kemudian menjadi warisan berharga yang diteruskan lintas generasi.

Dari sekian banyak koleksi perhiasan yang dimiliki keluarga kerajaan Inggris, ada beberapa yang paling ikonik dan melekat kuat dalam ingatan publik. Berikut adalah lima di antaranya.

(BACA JUGA: Hadir di Acara Tentang Kanker, Kate Middleton Pakai Gaun Merah yang Penuh Makna)

IMPERIAL STATE CROWN

Imperial State Crown menjadi salah satu perhiasan kerajaan paling ikonik dan mewah dalam koleksi Crown Jewels Inggris.

Menurut Mark Schneider dari Fine Jewelry, mahkota ini dihiasi 2.868 berlian, 17 safir, 11 zamrud dan 269 mutiara. Menjadikannya salah satu perhiasan kerajaan paling “berhias” yang pernah ada.

Batu paling terkenal yang menghiasi mahkota ini adalah Cullinan II, yang dijuluki “Second Star of Africa”.

Mahkota ini secara rutin dikenakan raja atau ratu Inggris saat menghadiri State Opening of Parliament. Menjadikannya simbol otoritas tertinggi monarki yang paling sering muncul di depan publik.

CINCIN PERTUNANGAN PUTRI DIANA

Cincin ini menjadi salah satu perhiasan kerajaan paling terkenal dan penuh cerita sepanjang sejarah monarki Inggris.

Dikutip dari Luxuo, cincin ini terbuat dari batu safir Ceylon 12 karat yang dikelilingi 14 berlian, dipasang di atas cincin emas putih dari katalog perhiasan Garrard.

Pemilihan cincin dari katalog ini sempat menuai kontroversi kala itu. Mengingat tradisi kerajaan Inggris biasanya mengharuskan cincin pertunangan dibuat secara bespoke.

Meski begitu, Putri Diana tetap memakainya dengan bangga, bahkan setelah perceraiannya dari Pangeran Charles.

Usai kematiannya pada 1997, cincin ini diwariskan kepada kedua putranya, sebelum akhirnya dipakai Pangeran William untuk melamar Kate Middleton, yang kini menjadi Princess of Wales.

Menurut Robinson’s Jewelers, cincin ini menjadi simbol nyata bagaimana perhiasan bisa menghubungkan generasi royal modern dengan warisan sejarah keluarganya.

CAMBRIDGE LOVER’S KNOT TIARA

Tiara ini menjadi simbol “estafet” antar generasi perempuan kerajaan Inggris.

Menurut Robinsons Jewelers, tiara ini identik dengan mendiang Putri Diana yang kerap memakainya di berbagai kesempatan resmi, sebelum akhirnya diwariskan dan kini rutin dikenakan Kate Middleton.

Desainnya yang elegan dengan untaian mutiara dan berlian membuat tiara ini menjadi salah satu perhiasan paling dikenali publik, sekaligus dianggap membawa nilai emosional besar karena keterkaitannya dengan sosok Diana yang begitu dicintai.

(BACA JUGA: Meet the Most Stylish Royal Highness)

KOH-I-NOOR DIAMOND

Berlian seberat 105,6 karat ini memiliki sejarah panjang dan penuh kontroversi.

Mark Schneider dari Fine Jewelry mengatakan, nama Koh-i-Noor berarti “Mountain of Light” dalam bahasa Persia dan diyakini sudah ada sejak abad ke-14.

Berlian ini berpindah tangan dari berbagai penguasa Persia dan India, sebelum akhirnya diakuisisi oleh British East India Company dan dipersembahkan kepada Ratu Victoria pada 1850.

Menurut Jewelry Carats, berlian ini menjadi salah satu perhiasan dengan sejarah paling “berat” karena diwarnai kisah perebutan kekuasaan dan intrik politik lintas kerajaan dan hingga kini masih menjadi subjek sengketa kepemilikan antara beberapa negara.

Termasuk India, Pakistan dan Iran.

CINCIN PERTUNANGAN RATU ELIZABETH II

Cincin ini punya cerita yang jauh lebih personal dibanding perhiasan kerajaan lainnya.

Dikutip dari Angelic Diamonds, mendiang Pangeran Philip menggunakan berlian dari tiara milik ibunya sendiri, Putri Alice dari Battenberg, untuk membuat cincin pertunangan bagi Ratu Elizabeth II.

Cincin ini berupa berlian solitaire bundar 3 karat yang dikelilingi 10 berlian kecil dengan potongan pavé, dipasang pada pita platinum.

Sisa berlian dari tiara yang sama bahkan turut digunakan untuk membuat gelang bagi calon istrinya tersebut, menjadikan sepasang perhiasan ini simbol cinta yang dirancang penuh makna personal oleh sang pangeran.

(Kirana Putri, foto: people.com)

Share