Film yang mengangkat kisah Dewa dan Dewi Yunani ini, berhasil meraup lebih dari USD 120 juta pada akhir pekan pertamanya.
Christopher Nolan kembali menorehkan pencapaian gemilang lewat film terbarunya, The Odyssey.
Adaptasi kisah mitologi Yunani klasik garapan Universal Pictures ini mencatatkan pembukaan yang sangat kuat di box office, dengan pendapatan sebesar USD 51,2 juta atau sekitar IDR 834 miliar, hanya dari hari Jumat di 3.900 layar bioskop Amerika Utara.
Termasuk pemutaran preview pada hari Kamis. Film ini diproyeksikan meraih lebih dari USD 120 juta atau sekitar IDR 1,9 triliun di sepanjang akhir pekan pembukaannya.
Menjadikannya sebagai film live-action dengan pembukaan terbesar di sepanjang 2026. Meskipun secara keseluruhan data, film ini belum bisa mengalahkan pembukaan film Toy Story 5 dan The Super Mario Galaxy Movie yang juga tayang tahun ini.
Film The Odyssey sendiri bercerita tentang masa kejayaan Yunani pasca Perang Troya. Odysseus (Matt Damon) dikenal sebagai sosok yang merancang Kuda Troya. Sebuah strategi yang kemudian membawa kemenangan bagi Yunani.
Namun, kemenangan tersebut ternyata memiliki harga yang mahal. Karena kemenangan itu juga menjadi awal dari konflik moral yang terus menghantui Odysseus. Setelah perang, ia hanya memiliki satu tujuan.
Yakni kembali ke kerajaan kecilnya di Ithaca. Tempat sang istri, Penelope (Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (Tom Holland), menunggu kepulangannya. Namun sayang, di tengah rencana tersebut, para Dewa justru memiliki rencana lain.
Film ini nantinya akan bercerita lebih lanjut soal perjalanan pulang Odysseus untuk merebut kembali takhtanya sebagai Raja Ithaca.
Selain Damon, Hathaway dan Holland, film The Odyssey juga dibintangi oleh Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, Zendaya, hingga Charlize Theron.
(BACA JUGA: Kenapa Serial dan Film Klasik Ramai-ramai Comeback di 2026?)
CAPAIAN YANG MELAMPAUI EKSPEKTASI STUDIO
Melansir dari The Hollywood Reporter, pencapaian film The Odyssey di akhir pekan pertamanya ini disebut jauh melampaui proyeksi awal Universal.
Sebelumnya, Universal Pictures menargetkan pembukaan domestik di kisaran USD 80 hingga 100 juta.
Padahal, film dengan anggaran produksi sebesar 250 juta dolar AS ini justru diperkirakan akan meraup total USD 257,8 juta secara global untuk akhir pekan ini, dengan kontribusi USD 137,3 juta dari 73 pasar internasional.
Selain itu, The Odyssey juga diperkirakan akan mencatatkan akhir pekan pembuka domestik terbesar ketiga dalam karier Nolan, sekaligus yang terbaik di luar franchise Batman.
Film ini juga akan menjadi pembukaan global terbesar Nolan di sepanjang kariernya, melampaui capaian global The Dark Knight Rises sebesar USD 249 juta.
ULASAN POSITIF DARI PARA KRITIKUS
Tidak seperti tanggapan sebagian masyarakat yang kecewa dengan pemilihan pemain untuk film ini karena dianggap tidak sesuai dengan image Dewa dan Dewi Yunani, para kritikus film justru memuji film The Odyssey.
Terbukti bahwa film ini mengantongi rating persetujuan sebesar 95 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes, menjadikannya capaian terbaik dalam karier Nolan. Dari sisi penonton, film ini bahkan meraih skor “verified hot” sebesar 97 persen.
Kepala kritikus film Hollywood Reporter, David Rooney, menyebut film ini sebagai tontonan aksi yang reflektif, terasa megah sekaligus intim, meski alurnya sedikit terganggu akibat sifat episodik dari materi sumber yang nonlinier serta beberapa pilihan casting yang dipertanyakan.
The Odyssey menjadi satu-satunya rilisan baru dalam skala luas pada akhir pekan ini. Sementara itu, film live-action Moana garapan Disney yang dibintangi Dwayne Johnson diperkirakan turun sekitar 56 persen usai pembukaan yang mengecewakan, sementara Minions & Monsters dan Toy Story 5 bersaing ketat di posisi ketiga.
(Annisa Larasati, foto: imdb.com)
