Dirty Conditioning, Teknik Keramas yang Membalik Urutan Kondisioner dan Sampo

Tren perawatan rambut yang viral di TikTok ini mengajak kamu memakai kondisioner sebelum sampo, lalu mengaplikasikannya lagi setelah keramas. Benarkah cara ini bisa membuat rambut lebih lembut dan mudah diatur?

Ada banyak cara untuk merawat rambut, tetapi tren terbaru dari dunia HairTok justru mengajak kita mengubah urutan dasar saat keramas.

Namanya dirty conditioning, yaitu teknik menggunakan kondisioner sebelum sampo, kemudian mengaplikasikan kondisioner sekali lagi setelahnya.

Jika biasanya kondisioner digunakan setelah sampo, teknik ini menerapkan urutan: kondisioner, sampo, lalu kondisioner.

Menurut Valerie Benavides, lead stylist dari Hair by Sam McKnight yang diwawancarai Harper’s Bazaar, metode ini dapat membantu mengurangi gesekan antarrambut, membuat rambut lebih mudah diurai, sekaligus menjaga kelembutan setelah proses pembersihan.

KONDISIONER SEBELUM SAMPO UNTUK MENGURANGI KUSUT

Langkah pertama dirty conditioning dilakukan dengan mengaplikasikan kondisioner ringan pada bagian tengah hingga ujung rambut. Area ini biasanya merupakan bagian rambut yang lebih tua, kering dan lebih sering terpapar panas, styling, maupun faktor lingkungan.

Kondisioner membantu memberikan efek licin atau slip sehingga rambut lebih mudah diurai. Hal ini penting karena rambut berada dalam kondisi paling rentan ketika basah, terutama saat sedang kusut atau telah melalui proses kimia seperti bleaching, coloring dan perming.

Ketika rambut dipaksa disisir atau ditarik dalam keadaan kusut, gesekan dan tarikan mekanis dapat meningkatkan risiko rambut patah. Dengan menggunakan kondisioner terlebih dahulu, proses detangling bisa dilakukan secara lebih lembut sebelum sampo digunakan.

(BACA JUGA: 5 Kesalahan Saat Keramas yang Bikin Rambut Cepat Rusak)

SAMPO UNTUK MEMBERSIHKAN RAMBUT

Setelah rambut terasa lebih mudah diatur, lanjutkan dengan sampo seperti biasa.

Namun, fokuskan sampo pada kulit kepala untuk membersihkan keringat, sebum, polusi dan sisa produk styling. Bagian panjang rambut tidak perlu digosok secara agresif karena busa yang mengalir saat dibilas sudah cukup membantu membersihkannya.

APLIKASIKAN KONDISIONER SEKALI LAGI

Tahap terakhir adalah mengaplikasikan kondisioner kembali pada bagian tengah hingga ujung rambut. Kali ini, kondisioner berfungsi untuk mengembalikan kelembutan, membantu menghaluskan kutikula dan memberikan kilau.

Teknik ini paling berpotensi membantu rambut dengan tekstur curly, coily, coarse, wiry, atau sangat kering. Rambut yang telah diwarnai, rapuh dan mudah kusut, juga dapat mencoba metode ini sebagai alternatif rutinitas keramas.

Namun, dirty conditioning mungkin tidak berlaku untuk semua orang, khususnya bagi mereka yang rambutnya sudah terasa sehat, lembut dan mudah diatur.

Sebab rutinitas rambut terbaik tidak selalu yang paling viral, melainkan yang membuat rambut terasa dan terlihat paling sehat sesuai kebutuhannya.

(Kirana Putri, foto: magnific.com/magnific)

Share