Menurut sumber, mundurnya Gareth Edwards dari sekuel Jurassic World Rebirth terjadi karena perbedaan kreatif di dalam tim produksi internal.
Kabar mengejutkan datang dari franchise dinosaurus raksasa garapan Universal Pictures.
Gareth Edwards, sutradara yang sukses menggarap Jurassic World Rebirth, dipastikan tidak akan kembali untuk mengarahkan sekuelnya.
Berdasarkan laporan eksklusif dari The Hollywood Reporter, keputusan mundurnya Edwards disebabkan oleh creative differences atau perbedaan pandangan kreatif antara dirinya dan pihak studio.
Meskipun harus berpisah jalan, pihak studio menegaskan bahwa hubungan mereka dengan sang sutradara tetap terjalin dengan baik.
Dalam pernyataan resminya, Universal mengapresiasi kontribusi besar Edwards dalam membangkitkan kembali antusiasme penggemar terhadap franchise ini.
“Kami memiliki pengalaman yang sangat luar biasa saat bekerja sama dengan Gareth dalam pembuatan Jurassic World Rebirth,” tulis perwakilan Universal Pictures.
Langkah mundur seperti ini sebenarnya bukan hal baru bagi Edwards.
Sutradara yang dikenal lewat film Rogue One: A Star Wars Story dan Godzilla tersebut memang cenderung berfokus pada proyek-proyek orisinalnya sendiri alih-alih bertahan lama dalam waralaba besar.
(BACA JUGA: WOW! Pendapatan Universal Music Tembus IDR 61 Triliun)
Meski ditinggal sutradaranya, proyek sekuel Jurassic World Rebirth dipastikan tidak akan berhenti di tengah jalan.
Penulis naskah kawakan David Koepp, sosok legendaris di balik skenario Jurassic Park (1993), dilaporkan telah menyelesaikan draf naskah untuk sekuel ini.
Para pemeran utama seperti Scarlett Johansson, Mahershala Ali dan Jonathan Bailey juga diharapkan bakal kembali mengulang peran mereka, walau jadwal syuting saat ini masih dalam tahap penyesuaian.
Pihak Universal menargetkan proses produksi dapat dimulai pada tahun 2027 mendatang, seraya mencari sutradara baru untuk menggantikan posisi Edwards.
(Rendy Aditya, foto: hollywoodreporter.com)
