Gary Oldman Sebut Serial ‘Harry Potter’ Lebih Memuaskan daripada Filmnya

Pemeran Sirius Black itu menilai format serial memberi ruang lebih luas untuk menghadirkan detail karakter dan cerita yang dulu harus dipangkas dari versi layar lebar.

Penggemar Harry Potter mungkin akan mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam ketika kisah dunia sihir tersebut kembali diadaptasi menjadi serial televisi HBO.

Gary Oldman, yang dikenal lewat perannya sebagai Sirius Black dalam film-film Harry Potter, menyebut versi serial ini berpotensi terasa “lebih memuaskan” dibandingkan versi filmnya.

Menurutnya, format televisi memungkinkan tim kreatif menghadirkan lebih banyak detail cerita dan perkembangan karakter yang sebelumnya tidak dapat dimasukkan ke layar lebar.

Dalam wawancara di Toronto International Film Festival 2026, Oldman membahas perbedaan antara film Harry Potter dan adaptasi serial terbaru HBO.

Ia menjelaskan bahwa film memiliki keterbatasan durasi. Dengan waktu tayang sekitar dua hingga tiga jam, tidak semua bagian dari novel dapat diterjemahkan ke layar. Akibatnya, sejumlah detail karakter, hubungan antartokoh dan alur cerita harus dipersingkat atau bahkan dihilangkan.

Menurut Oldman, serial televisi menawarkan ruang yang lebih panjang untuk mengembangkan elemen-elemen tersebut. Format ini memungkinkan cerita berjalan lebih perlahan dan memberikan kesempatan kepada penonton untuk mengenal karakter secara lebih utuh.

Komentar tersebut sejalan dengan pendekatan HBO yang ingin mengadaptasi kembali seri novel karya J.K. Rowling secara lebih dekat.

Serial ini dirancang untuk mengeksplorasi kisah yang sama dari sudut pandang baru, dengan ruang yang lebih luas untuk menghadirkan adegan dan detail yang tidak muncul dalam delapan film sebelumnya.

(BACA JUGA: Akui Sudah Lihat, Ini Kata JK Rowling Soal Trailer Serial Harry Potter)

Meski memberikan pandangan positif terhadap serial terbaru tersebut, Oldman dipastikan tidak akan kembali memerankan Sirius Black.

Dalam film-film sebelumnya, Oldman tampil sebagai Sirius, ayah baptis Harry Potter yang pertama kali muncul dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban.

Karakter tersebut kemudian memiliki peran penting dalam perjalanan Harry, terutama karena hubungannya dengan keluarga Potter dan masa lalu Hogwarts.

Sebelumnya, Oldman sempat bercanda bahwa dirinya bisa saja memerankan Albus Dumbledore jika mendapat kesempatan kembali ke dunia Harry Potter. Namun, komentar tersebut tidak berarti ia akan tampil dalam serial HBO yang sedang diproduksi.

Serial Harry Potter HBO sendiri akan dibintangi oleh Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter, Arabella Stanton sebagai Hermione Granger dan Alastair Stout sebagai Ron Weasley.

Sementara itu, jajaran pemeran dewasa mencakup John Lithgow sebagai Albus Dumbledore, Paapa Essiedu sebagai Severus Snape, Janet McTeer sebagai Minerva McGonagall dan Nick Frost sebagai Rubeus Hagrid.

Sementara untuk posisi showrunner sekaligus penulis diisi oleh Francesca Gardiner, Mark Mylod menjadi sutradara dan executive producer, serta David Heyman, yang juga produser film Harry Potter, turut terlibat sebagai executive producer.

EKSPEKTASI BESAR DARI POTTERHEAD

Kehadiran serial baru ini tentu membawa ekspektasi besar. Film Harry Potter original telah menjadi bagian penting dari budaya pop selama lebih dari dua dekade, sementara Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint dan para pemeran lainnya masih sangat lekat dengan karakter masing-masing.

Karena itu, tantangan terbesar HBO bukan hanya menghidupkan kembali dunia sihir, tetapi juga membuat versi baru ini memiliki identitas sendiri.

Pernyataan Oldman tentang ruang cerita yang lebih luas bisa menjadi salah satu alasan bagi Potterhead untuk kembali mengikuti kisah tersebut.

Jika film-film sebelumnya harus memilih bagian tertentu dari novel untuk dimasukkan, serial HBO memiliki kesempatan untuk memperkenalkan lebih banyak karakter, konflik dan detail dunia Hogwarts.

Salah satu contoh yang telah menjadi perhatian penggemar adalah Peeves, hantu usil yang terkenal dalam novel tetapi tidak muncul dalam film original. Format serial memungkinkan karakter seperti ini mendapatkan tempat yang lebih besar dalam cerita.

(BACA JUGA: LEGO Harry Potter Tambah Set Baru untuk Potterhead di 2026)

Bagi Oldman, serial HBO bukan sekadar mengulang kisah lama. Adaptasi ini berpotensi memperlihatkan sisi-sisi Harry Potter yang dulu belum sempat dieksplorasi secara maksimal.

Dan jika HBO berhasil memanfaatkan durasi panjangnya, dunia sihir tersebut mungkin akan terasa lebih lengkap. Bukan karena ceritanya berubah, tetapi karena lebih banyak bagian dari cerita akhirnya mendapat kesempatan untuk terlihat.

Musim pertama akan mengadaptasi novel Harry Potter and the Philosopher’s Stone atau Harry Potter and the Sorcerer’s Stone. HBO berencana memberikan satu musim untuk masing-masing buku, sehingga cerita dapat dikembangkan dengan lebih detail dibandingkan dengan format film.

Serial ini dijadwalkan tayang perdana pada 25 Desember 2026 melalui HBO dan HBO Max.

(Annisa Larasati, foto: xxx)

Share