Debut sejak usia 14 tahun, sang diva legendaris akhirnya menggelar konser tunggal pertamanya di Tanah Air pada usia 69 tahun.
Diva sekaligus maestro musik Tanah Air, Hetty Koes Endang, resmi mengumumkan konser perpisahan bertajuk ‘One Last Thank You’.
Pertunjukan penuh nostalgia dan apresiasi ini akan digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, di Ciputra Artpreneur, Jakarta, menandai babak akhir dari perjalanan panjang kariernya di industri musik Indonesia.
Nama Hetty Koes Endang sudah tidak asing lagi bagi pencinta musik Tanah Air lintas generasi. Dikenal sebagai penyanyi keroncong dan pop dengan suara khas serta teknik vokal mumpuni, ia telah menjadi salah satu ikon penting dalam perjalanan musik Indonesia selama lebih dari lima dekade.
PERJALANAN KARIER
Perjalanan Bunda Hetty (begitu ia akrab disapa) di dunia tarik suara dimulai sejak 1971, saat usianya baru menginjak 14 tahun. Nama panggungnya sendiri diambil dari nama sang ayah, Raden Endang Umar, seorang tentara, sementara ibunya, R.S. Koerniwulan, merupakan ibu rumah tangga.
Bakatnya sudah terlihat sejak dini lewat rentetan gelar juara di berbagai festival penyanyi. Mulai dari Juara 1 Festival Penyanyi se-Jawa Barat tiga tahun berturut-turut (1972, 1973, 1974), hingga naik level ke kompetisi nasional dengan Peringkat 5 (1975), Juara 2 (1976), dan akhirnya Juara 1 dua tahun beruntun (1977, 1978).
Sepanjang kariernya, Hetty telah merilis banyak album, dimulai dari ‘Pop Melayu’ (1973) hingga ‘Pop Sunda’ (2012), menunjukkan rentang aktif berkarya hampir empat dekade.
Ia juga dikenal fleksibel dalam menjelajahi berbagai genre, mulai dari pop hingga keroncong, tanpa kehilangan ciri khas suaranya.
Selain bernyanyi, Hetty turut merambah dunia akting sejak 1975 lewat berbagai judul film serta sempat dipercaya menjadi salah satu juri ajang pencarian bakat D’Academy.
(BACA JUGA: Serba-serbi Residensi 12 Malam Harry Styles di Wembley Stadium)
Menariknya, Hetty mengungkapkan bahwa sepanjang kariernya ia justru lebih sering menggelar konser tunggal di mancanegara. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Jepang, hingga Chile, dibandingkan dengan Indonesia sendiri.
Puncak pencapaian Hetty terjadi pada 1977, ketika duetnya bersama Ajie Bandi lewat lagu “Damai Tapi Gersang” berhasil memenangkan World Popular Song Festival di Budokan Hall, Tokyo, menjadikannya lagu Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut.
Pada tahun yang sama, ia juga menyabet kemenangan lewat lagu “Cinta Putih” karya Titiek Puspa di Festival Lagu Populer Indonesia.
Prestasi “Damai Tapi Gersang” bahkan masih dikenang hingga kini, terbukti lewat pengakuan Rolling Stone Indonesia pada 2009 yang memasukkannya sebagai salah satu lagu Indonesia terbaik sepanjang masa.
KONSER ‘ONE LAST THANK YOU’
Melansir dari rilis yang diterima oleh GetMOST!, konser ‘One Last Thank You’ ini dirancang sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih mendalam Hetty atas dedikasi serta perjalanan panjang kariernya di industri musik Indonesia.
Menariknya, konser ini turut menjadi momen istimewa karena menjadi konser tunggal pertamanya di Tanah Air, mengingat sepanjang kariernya ia lebih sering tampil solo di panggung internasional.
Marketing Director GANDEMPRO selaku promotor, yakni Soetji Hastoeti, turut menegaskan bahwa pertunjukan ini bukan sekadar hiburan nostalgia semata. Melainkan juga wadah belajar berharga bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi penyanyi, mengingat stage presence dan teknik suara Hetty dinilai tidak ada duanya.
Konser ini juga akan menghadirkan kolaborasi istimewa bersama sejumlah penyanyi ternama. Seperti Lea Simanjuntak, Yura Yunita, King Nassar dan Afifah Yusuf, putri kandung Hetty sendiri yang juga berkarier sebagai penyanyi.
(BACA JUGA: BTS Konser Perdaya di Spayol, Stadion Penuh!)
Kemeriahan malam puncak akan dipandu oleh Rian Ibram sebagai pemandu acara. Penonton juga akan diajak bernostalgia lewat sederet lagu hits Hetty, di antaranya “Berdiri Bulu Romaku”, “Dingin”, “Cinta Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki”, “Rindu”, “Kasih”, hingga “Tak Ingin Sendiri”.
Tiket tersedia dalam beberapa kategori, mulai dari Bronze (IDR 800 ribu), Silver (IDR 1,2 juta), Emerald (IDR 1,5 juta), Gold (IDR 1,8 juta), Ruby (IDR 2 juta), Diamond (IDR 3 juta), hingga kategori VIP yang bisa dipesan khusus lewat WhatsApp.
Tiket sendiri dapat dibeli secara resmi melalui platform TipTip di tiptip.id. So, buat kamu yang mau menjadi saksi seorang Hetty Koes Endang yang menggantung mic, pastikan untuk tidak melewatkan pertunjukan ini!
(Annisa Larasati, foto: instagram.com/hke57)
