YELLOW GOLD

(Foto: architecturaldigest.com)
Firma desain Hendricks Churchill mengambil inspirasi dari arsitektur Shaker abad ke-18 dan ke-19 ketika memilih palet warna eksterior untuk rumah pertanian yang baru dibangun di barat laut Connecticut.
“Kaum Shaker seringkali menyingkirkan hiasan yang rumit dan menggantinya dengan warna-warna yang berani dan ekspresif, yang merupakan detail tak terduga dalam rumah papan tradisional New England,” kata Heide Hendricks.
Dengan mengingat hal ini, firma tersebut mengecat eksterior dengan warna Yellow Oxide dari Benjamin Moore.
“Rumah pertanian baru ini menghormati warna yang ditemukan pada bangunan utilitas di Hancock Shaker Village di Massachusetts sambil menggemakan aksen cerah yang ditemukan di ladang bunga liar musim panas dan dedaunan selama bulan-bulan musim gugur,” kata sang desainer.
LEAF GREEN

(Foto: architecturaldigest.com)
Saat merenovasi rumah kereta kuda terpisah berusia 100 tahun sebagai bagian dari proyek di daerah Brixton, London, firma desain Kinland memilih warna hijau daun dan putih krem untuk eksteriornya. Bagian bawah properti tersebut dicat dengan Little Greene’s Pleat, Yakni warna hijau lembut dan alami yang menyatukan bangunan dengan lingkungannya yang rimbun dan menghadirkan nuansa hangat dan nyaman.
“Lantai atas yang berwarna putih bersih memaksimalkan cahaya alami di dalam dan membantu memantulkan panas di bulan-bulan musim panas, sekaligus menambahkan sentuhan segar dan kontemporer pada fasad bangunan yang bergaya klasik,” kata pendiri Kinland, Alex Macaulay, yang berkolaborasi dalam proyek ini dengan MW Architects.
DARK SLATE

(Foto: architecturaldigest.com)
Bekerja sama dalam renovasi sebuah rumah kota di Brooklyn, Carrier and Company Interiors dan The Brooklyn Studio memilih warna hitam kebiruan khusus untuk menambah dampak pada bagian belakang bangunan.
“Karena ini adalah fasad yang menghadap ke timur yang cenderung terlihat lebih gelap, kami ingin menghadirkan sedikit kecerahan tanpa kehilangan kedalaman,” kata Brendan Coburn dari The Brooklyn Studio.
Perusahaan-perusahaan tersebut bekerja sama dengan klien mereka untuk mengembangkan warna yang sempurna. Dengan komposisi 60 persen Benjamin Moore Baby Seal Black dan 40 persen Smoke Gray.
“Hasilnya adalah nada yang kaya dan muram, tapi terasa menyatu dengan batu bata merah sambil secara menyenangkan kontras dengan warna taman,” kata Coburn.
Desainer Jesse Carrier dari Carrier and Company Interiors mencatat bahwa klien semakin berani dalam memilih warna eksterior. Sehingga mereka melihat lebih banyak keterbukaan untuk memadukan kepekaan warna modern dengan material klasik.
(Annisa Larasati, foto: unsplash.com/sieuwert otterloo)
