Penyanyi berusia 23 tahun itu membuat kejutan di panggung Lollapalooza sekaligus mencuri perhatian lewat gaun Balenciaga berusia 20 tahun.
Olivia Rodrigo kembali membuktikan bahwa dirinya tidak hanya piawai menciptakan momen di atas panggung, tetapi juga lewat pilihan busananya.
Pada penampilan kejutan di Lollapalooza Chicago 2026, Olivia bergabung dengan band rock legendaris The Smashing Pumpkins untuk membawakan lagu “Thirty-Three”.
Selain kolaborasi yang tidak terduga ini, perhatian publik juga tertuju pada outfit yang ia kenakan. Yakni sebuah mini dress vintage Balenciaga dari koleksi Spring/Summer 2006 rancangan Nicolas Ghesquière.
Alih-alih memilih busana baru, Rodrigo tampil dengan koleksi arsip Balenciaga yang telah berusia sekitar 20 tahun. Gaun semi-transparan tersebut awalnya merupakan sebuah atasan yang kemudian ditata ulang menjadi mini dress.
Desainnya menampilkan detail renda, panel berlapis (ruffle panels), tali lace-up, serta bahu berstruktur yang menjadi ciri khas karya Nicolas Ghesquière pada era 2000-an.
Untuk memberikan sentuhan yang lebih modern, Rodrigo memadukannya dengan celana pendek putih sebagai lapisan di bagian dalam.
Penampilan Rodrigo semakin lengkap dengan kaus kaki selutut dan sepatu platform bergaya Mary Jane.
Sementara itu, rambutnya ditata dalam kepang yang melingkar seperti mahkota (halo braid), menciptakan perpaduan estetika romantis yang kontras dengan nuansa rock dari penampilannya bersama The Smashing Pumpkins.
Menurut Harper’s Bazaar, kombinasi tersebut membuat Rodrigo berhasil memberikan interpretasi baru pada koleksi Balenciaga yang pertama kali diperkenalkan di Paris hampir dua dekade lalu.
Penampilan di Lollapalooza juga melanjutkan tradisi Rodrigo yang kerap berbagi panggung dengan musisi lintas generasi.
Sebelumnya, ia pernah tampil bersama Billy Joel, Avril Lavigne, Alanis Morissette, Ed Sheeran, hingga Noah Kahan.
Salah satu kolaborasi yang paling berkesan terjadi saat Glastonbury Festival 2025, ketika Rodrigo mengundang Robert Smith dari The Cure untuk membawakan lagu “Just Like Heaven” dan “Friday I’m in Love”.
Momen tersebut bahkan berlanjut menjadi kolaborasi studio yang kemudian dipentaskan kembali di Primavera Sound 2026.
Di Lollapalooza tahun ini, giliran The Smashing Pumpkins yang menjadi partner panggungnya. Kehadiran Rodrigo sebagai tamu kejutan langsung disambut meriah oleh penonton yang memadati Grant Park, Chicago.
Pilihan busana ini bukan pertama kalinya menunjukkan ketertarikan Rodrigo terhadap fashion vintage.
Dalam beberapa tahun terakhir, penyanyi “drivers license” itu kerap mengenakan koleksi arsip dari rumah mode ternama, baik di karpet merah maupun saat tampil di atas panggung.
Pendekatan tersebut membuat gayanya terasa unik karena memadukan referensi era 1990-an dan awal 2000-an dengan sentuhan yang lebih segar.
(Kirana Putri, foto: rollingstone.com)
