Pernah Berhubungan Seks dengan Perempuan 16 Tahun, Russell Brand Akui Eksploitatif

Hal ini ia akui saat menjadi bintang tamu di program The Megyn Kelly Show yang tayang minggu lalu di YouTube.

Belum usai dakwaan atas kasus pemerkosaan yang masih menggantung di pengadilan, Russell Brand kini menghadapi babak baru yang tidak kalah mengejutkan. Kali ini bukan dari jaksa penuntut, melainkan dari mulutnya sendiri.

Dalam penampilan terbarunya di The Megyn Kelly Show di YouTube, komedian dan aktor berusia 50 tahun itu secara terbuka mengakui pernah berhubungan seks dengan seorang perempuan berusia 16 tahun saat dirinya berusia 30 tahun.

Pengakuan ini langsung memicu gelombang reaksi publik yang besar, tepat di saat kasusnya tengah menunggu jadwal persidangan.

APA YANG DIKATAKAN RUSSEL BRAND?

Dalam wawancaranya dengan Megyn Kelly, Brand ditanya soal rumor terkait dirinya yang pernah berhubungan seksual dengan perempuan di bawah umur. Ketika mendengar pertanyaan tersebut, ia tidak menyangkalnya.

Brand menyebut dirinya sendiri sebagai sosok yang “selfish” dan “exploiter of women”, namun tetap berusaha memberikan konteks hukum sebagai pembelaan.

“Fakta sederhananya adalah bahwa di Eropa dan di Inggris, tempat saya berasal, usia konsensual adalah 16 tahun. Dan saya memang tidur dengan perempuan berusia 16 tahun saat saya berusia 30 tahun. Tapi saat itu, saya adalah orang yang sangat berbeda. Saya jauh lebih muda dan saya adalah sosok 30 tahun yang sangat tidak dewasa,” kata Brand.

Namun ia tidak berhenti di sana. Brand melanjutkan dengan mengakui bahwa hubungan yang secara hukum dianggap konsensual pun tetap bisa bersifat eksploitatif ketika ada ketimpangan power yang besar.

“Seks konsensual dengan banyak orang, ketika ada perbedaan kekuasaan yang besar, seperti yang terjadi ketika kamu adalah pria terkenal yang mampu menarik perempuan seperti yang saya miliki saat itu, saya rasa itu melibatkan eksploitasi. Saya rasa itu eksploitatif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan:

“Saya menyadari bahwa perilaku seksual saya di masa lalu bersifat egois dan saya tidak cukup mempertimbangkan, hampir tidak sama sekali. Sebenarnya bagaimana seks itu memengaruhi orang lain.”

(BACA JUGA: Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Katy Perry Diperiksa Polisi)

KRONOLOGI KASUS RUSSELL BRAND

Pengakuan terbaru ini tidak muncul dari ruang hampa. Kasus Russell Brand sudah berkembang cukup jauh sejak pertama kali mencuat ke publik pada 2023. 

September 2023 — Investigasi Pertama Mencuat

Dokumenter Channel 4 Dispatches berjudul “Russell Brand: In Plain Sight” bersama laporan dari The Sunday Times dan The Times menjadi titik awal.

Beberapa perempuan berbicara secara terbuka tentang pengalaman mereka dengan Brand, mencakup dugaan pelecehan seksual dan kekerasan emosional antara 2006 hingga 2013.

Salah satu perempuan mengklaim Brand memulai hubungan dengannya saat ia berusia 16 tahun dan Brand berusia 31 tahun saat itu. Hubungan ini berlangsung selama tiga bulan, di mana Brand disebut “emotionally abusive and controlling.”

Kepolisian Metropolitan London langsung membuka penyelidikan setelah laporan ini terbit.

2023–2024 — Penyelidikan Berlangsung

Selama lebih dari satu tahun, Brand menjalani serangkaian wawancara dengan pihak kepolisian. Di sisi lain, ia secara konsisten membantah semua tuduhan dan menyebut dirinya telah berubah menjadi penganut Kristen yang taat.

“Saya pernah menjadi pecandu narkoba, pecandu seks dan orang bodoh. Tapi yang tidak pernah saya lakukan adalah pemerkosaan,” tegasnya saat itu.

April 2025 — Dakwaan Resmi Pertama

Crown Prosecution Service (CPS) secara resmi mendakwa Brand dengan lima tuduhan. Dua tuduhan pemerkosaan, dua tuduhan pelecehan seksual dan satu tuduhan indecent assault terhadap empat perempuan berbeda, untuk insiden yang diduga terjadi antara 1999 hingga 2005. Namun, Brand menyangkal semua dakwaan.

Desember 2025 — Dakwaan Bertambah

Dua tuduhan baru ditambahkan. Satu pemerkosaan dan satu pelecehan seksual untuk insiden yang diduga terjadi pada 2009. Total dakwaan kini menjadi tujuh, melibatkan enam perempuan berbeda.

(BACA JUGA: Kylie Jenner Dituntut Mantan ART Karena Kasus Bullying dan Diskriminasi)

Paralel: Gugatan Perdata di Amerika Serikat

Di luar proses pidana di Inggris, Brand juga menghadapi gugatan perdata di New York berdasarkan Adult Survivors Act. Seorang perempuan yang identitasnya dirahasiakan menuduh Brand melakukan pelecehan seksual padanya di lokasi syuting film Arthur pada 2010.

April 2026 — Pengakuan di The Megyn Kelly Show

Brand muncul di acara YouTube Megyn Kelly dan secara terbuka mengakui hubungan seksualnya dengan perempuan berusia 16 tahun, sambil tetap menegaskan bahwa hal tersebut legal secara hukum di Inggris.

Persidangannya yang semula dijadwalkan pada Juni 2026 kini diundur ke 12 Oktober 2026 di Southwark Crown Court, London.

APA YANG TERJADI SELANJUTNYA?

Brand saat ini masih berstatus bebas dengan jaminan (bail) sambil menunggu persidangan Oktober mendatang. Dalam persidangan itu, keenam perempuan yang menjadi pelapor akan memberikan kesaksian dan Brand akan mendapat kesempatan untuk memberikan pembelaannya secara resmi.

Yang menarik untuk diperhatikan adalah strategi komunikasi Brand menjelang persidangan. Alih-alih menghindari sorotan publik, ia justru memilih tampil di platform besar dan mengakui sebagian dari tuduhan yang ada, sambil membangun narasi tentang “orang yang berbeda” dan “transformasi pribadi”.

(Kirana Putri, foto: hollywoodreporter.com)

Share