Sedang Naik Daun, Sober Travel Kini Jadi Pilihan Banyak Wisatawan

Sober travel adalah konsep liburan atau wisata di mana pelakunya tidak menikmati minuman beralkohol sama sekali.

Bagi sebagian orang, liburan identik dengan menikmati koktail di tepi pantai, mencicipi wine lokal, atau menghabiskan malam di bar. Namun, belakangan muncul tren baru yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati perjalanan. Yakni sober travel atau dry tripping.

Konsepnya sederhana, yaitu memilih untuk tidak mengonsumsi alkohol selama liburan, meski dalam kehidupan sehari-hari seseorang bukanlah seorang yang sepenuhnya berhenti minum.

Tujuannya bukan untuk membatasi kesenangan, melainkan agar bisa menikmati perjalanan dengan lebih sadar, lebih segar dan lebih fokus pada pengalaman yang dijalani.

KENAPA SOBER TRAVEL POPULER?

Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup sober dan sober-curious semakin banyak diminati, terutama di kalangan Gen Z dan millennials.

Seiring meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan wellness, semakin banyak orang yang mulai mengurangi konsumsi alkohol atau bahkan berhenti sama sekali.

Menurut laporan Expedia pada 2023, sekitar 40 persen wisatawan mengatakan mereka kemungkinan akan memesan liburan tanpa alkohol dalam satu tahun ke depan.

Hilary Sheinbaum, penulis ‘The Dry Challenge’ sekaligus pendiri goingdry.co, mengatakan bahwa wisatawan kini ingin memastikan semua aspek hidup mereka. Termasuk saat bepergian, selaras dengan tujuan kesehatan dan gaya hidup yang mereka jalani.

Menariknya, sober travel bukan hanya dilakukan oleh mereka yang memang berhenti minum alkohol. Rachel Branchi, yang menjalani bulan madu selama tiga minggu di Thailand tanpa alkohol, mengatakan bahwa ia hampir selalu memilih liburan tanpa minuman beralkohol.

Menurutnya, ketika alkohol tidak lagi menjadi pusat aktivitas, pengalaman liburan justru terasa lebih bermakna.

Ia merasa bisa menikmati percakapan yang lebih berkualitas, relaksasi yang lebih nyata, serta menciptakan kenangan yang lebih jelas tanpa perlu bergantung pada segelas bir atau margarita.

MANFAAT SOBER TRAVEL

Menurut para ahli yang diwawancarai Byrdie, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan ketika memilih liburan tanpa alkohol. Salah satunya adalah kondisi kulit yang lebih baik.

Dermatolog Dr. Ariel Ostad menjelaskan bahwa alkohol dapat menyebabkan kulit mengalami dehidrasi, tampak kusam, memperparah jerawat dan rosacea, merusak skin barrier, serta menyebabkan retensi cairan yang membuat wajah terlihat bengkak.

Dengan tidak mengonsumsi alkohol selama liburan, tubuh cenderung tetap terhidrasi sehingga kulit terlihat lebih segar dan mata tidak mudah sembap.

(BACA JUGA: Menurut Natgeo, Ini 5 Destinasi Kuliner Terbaik di Dunia 2026)

Selain itu, menghindari alkohol juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi rasa cemas. Sehingga tubuh benar-benar mendapatkan manfaat dari waktu istirahat selama liburan.

Alkohol juga dikenal memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama ketika seseorang menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari.

Tanpa alkohol, tubuh biasanya memiliki energi yang lebih baik untuk menjalani berbagai aktivitas, mulai dari hiking, kayaking, yoga, hingga sekadar berjalan-jalan menjelajahi kota.

Penulis Pooja Shah membagikan pengalamannya saat berlibur ke Maladewa tanpa minum alkohol. Ia merasa kulitnya tampak lebih cerah, kemerahan berkurang dan tubuhnya tetap berenergi.

Sehingga masih sempat berolahraga setiap pagi tanpa merasa lesu atau mengalami hangover.

Meningkatnya minat terhadap sober travel juga mulai mengubah industri pariwisata. Kini semakin banyak hotel yang menyediakan pilihan mocktail dan minuman non-alkohol premium.

Hyatt Hotel Group, misalnya, menghadirkan program “Zero Proof, Zero Judgment” yang menawarkan berbagai pilihan minuman bebas alkohol di properti mereka.

Selain itu, agen perjalanan khusus seperti Hooked dan We Love Lucid mulai menawarkan paket wisata bebas alkohol.

Beberapa perusahaan kapal pesiar seperti Princess Cruises dan MSC Cruises juga menyediakan paket minuman nonalkohol.

Sementara maskapai seperti Alaska Airlines, Emirates dan Qantas mulai menambah pilihan mocktail di lounge maupun selama penerbangan.

Menurut Hilary Sheinbaum, salah satu cara terbaik untuk mencoba sober travel adalah dengan merencanakan aktivitas yang tidak berpusat pada alkohol.

Misalnya, dengan mengunjungi museum, mengikuti kelas memasak, hiking, olahraga air, atau mengeksplorasi kuliner lokal.

Ia juga menyarankan untuk memeriksa menu restoran dan bar sebelum berangkat agar mengetahui pilihan minuman nonalkohol yang tersedia. Aplikasi seperti BetterWithout dan NA Drink Locator juga dapat membantu menemukan tempat yang menyediakan minuman bebas alkohol di berbagai destinasi.

Sementara itu, Jazmin Alvarez, pendiri Pretty Well Beauty, menyarankan agar wisatawan tidak ragu meminta bartender membuat mocktail sesuai preferensi rasa mereka, sehingga pengalaman menikmati minuman tetap terasa menyenangkan meski tanpa alkohol.

(Kirana Putri, foto: magnific.com/wirestock)

Share