Minuman Jadul Korea Ini, Diganderungi It Girls. Kenapa?

Susu Pisang Binggrae: Minuman ikonik era 70-an yang kini menjadi simbol estetika dan rasa nostalgia kesukaan selebriti global.

Gelombang Korea (Hallyu) tidak hanya mempopulerkan musik K-Pop dan serial drama, tetapi juga mengangkat camilan serta minuman lokal Korea Selatan ke panggung lifestyle dunia.

Melansir dari Vogue Korea, dari sekian banyak kuliner yang berseliweran di media sosial, ada satu minuman dalam kemasan botol unik yang mendadak kembali hangat diperbincangkan oleh para it girls dan kreator konten global.

Siapa sangka, minuman yang sedang begitu digandrungi karena estetika retro-nya ini sebenarnya sudah diproduksi sejak tahun 1974!

Yap, minuman tersebut adalah Susu Pisang Binggrae (Binggrae Banana Flavored Milk).

Salah satu daya tarik terbesar Susu Pisang Binggrae terletak pada desain botol plastiknya yang mengembung unik. Bentuk siluet botol ini terinspirasi dari jangdokdae, gentong tanah liat tradisional Korea yang kerap digunakan untuk memfermentasi kimchi.

Kemasan yang tampak vintage namun menggemaskan ini menjadi objek foto OOTD yang sangat populer di platform Instagram dan TikTok.

Produk ini lahir di era 1970-an saat pemerintah Korea Selatan menggalakkan konsumsi susu untuk gizi masyarakat. Varian rasa pisang menjadi terobosan manis yang memikat hati publik.

(BACA JUGA: Bukan Sekadar Hiasan, Ketumbar Adalah Kunci Masakan Thailand. Kenapa?)

Paduan rasa gurih susu murni dan aroma manis pisang yang lembut menghadirkan sensasi kenyamanan (comfort drink) yang sulit tergantikan oleh produk modern lainnya.

Popularitas minuman ini makin meroket berkat dukungan tidak sengaja dari para bintang top Korea hingga selebriti internasional.

Dari unggahan foto santai di balik layar konser hingga adegan santai di berbagai K-Drama, botol kuning mungil ini kerap terlihat digenggam oleh para trendsetter dunia.

Bagi wisatawan internasional yang berkunjung ke Korea Selatan, membeli Susu Pisang Binggrae di minimarket lokal langsung setelah mendarat di bandara telah menjadi semacam “ritual wajib”.

Minuman ini berhasil bertransformasi dari sekadar produk susu biasa menjadi ikon budaya pop yang wajib dicoba.

(Kirana Putri, foto: wadiz.kr)

Share