Stylist Harry Styles Prediksi Tren Fashion SS26, dari Slouchy Blazer sampai Chaos Styling

Stylist Harry Lambert menyoroti bagaimana fashion SS26 bergerak ke arah gaya yang lebih ekspresif, tidak rapi dan penuh karakter.

Kalau beberapa tahun terakhir fashion didominasi oleh estetika clean dan minimal, Spring/Summer 2026 tampaknya mulai bergerak ke arah yang lebih berantakan dalam arti yang disengaja.

Lewat laporan tren terbaru eBay, stylist Harry Lambert membagikan prediksinya soal arah fashion musim depan. Mulai dari siluet oversized, layering yang terasa chaotic, sampai kembalinya warna dan tekstur yang lebih berani.

Nama Harry Lambert sendiri bukan sosok asing di industri fashion. Selain dikenal sebagai stylist lama Harry Styles, ia juga menjadi salah satu figur yang ikut mempopulerkan pendekatan fashion yang lebih fluid, playful dan tidak terlalu terpaku pada aturan gender tradisional.

Dalam laporan tersebut, salah satu tren yang paling disorot adalah munculnya gaya “slightly unsettled”. Yakni, tampilan yang sengaja dibuat tidak terlalu polished. Jeans boot cut longgar, siluet oversized, hingga styling yang terlihat sedikit “off” justru semakin diminati.

Bahkan menurut data eBay, pencarian untuk slouchy blazer meningkat drastis hingga 1,495  persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, item seperti The Row loafers, tas vintage dan denim relaxed fit juga mengalami kenaikan minat yang signifikan.

Yang menarik, laporan ini juga memperlihatkan bagaimana resale market kini mulai berfungsi seperti fashion moodboard global.

(BACA JUGA: Motif Floral Kembali Mendominasi Runway Spring/Summer 2026)

(Foto: harpersbazaar.com)

Dulu tren biasanya bergerak dari runway ke retail. Sekarang, apa yang dicari orang di marketplace resale justru ikut menentukan item mana yang dianggap relevan secara kultur.

Fashion terasa semakin personal, tidak terlalu sempurna dan lebih berani menunjukkan karakter individual. Bahkan ketika luxury masih mendominasi, pendekatannya kini lebih santai dibandingkan era quiet luxury yang ultra-rapi beberapa musim terakhir.

Di saat banyak orang mulai lelah dengan estetika minimalis yang terlalu steril, SS26 tampaknya akan dipenuhi gaya yang lebih hidup. Warna tabrak, layering berlebihan, siluet longgar dan aksesori yang terasa statement.

Dan kalau melihat arah yang dibawa Harry Lambert selama beberapa tahun terakhir, chaos kecil dalam berpakaian mungkin memang sedang jadi bentuk baru dari cool.

(Kirana Putri, foto: vogue.com)

Share