Digantikan Catherien Laga’aia, Auli’i Cravalho: “Dia Memang Memiliki Jiwa Moana”

Menurut Auli’i Cravalho, sosok Catherien Laga’aia memiliki segala aspek yang dibutuhkan untuk sosok Moana.

Setelah ditunggu selama beberapa tahun, film Moana live-action akhirnya resmi tayang di bioskop pada bulan Juli ini. Sejak pertama kali diumumkan, sosok Catherien Laga’aia yang terpilih menjadi pemeran Moana hangat diperbincangkan.

Terutama karena fisiknya yang mirip dengan tokoh Moana versi animasi. Namun, kehadirannya juga menjadi sorotan karena secara otomatis menggantikan sosok Auliʻi Cravalho yang di film animasi Moana berperan sebagai pengisi suara tokoh tersebut.

Cravalho, yang juga bertindak sebagai produser eksekutif di film live-action ini, sangat memuji sosok Laga’aia yang dinilai memiliki jiwa Moana. Sehingga ia sama sekali tidak keberatan jika perannya sebagai Moana digantikan oleh Laga’aia.

“Dia memiliki semua yang dibutuhkan seorang Moana,” begitu katanya seperti yang dilansir dari People.

Dalam wawancara eksklusif yang sama, Cravalho mengungkapkan bahwa ia sempat menyaksikan rekaman audisi Laga’aia selama proses casting berlangsung. Di antara ribuan peserta, ada sesuatu yang langsung menarik perhatiannya.

Menurut Cravalho, Laga’aia tidak hanya menunjukkan kemampuan akting dan bernyanyi yang baik, tetapi juga menghadirkan kualitas yang selama ini melekat pada karakter Moana. Yakni keberanian, ketulusan, rasa ingin tahu dan hati yang hangat.

“Dia benar-benar mewujudkan sosok Moana dalam setiap aspek,” kata Cravalho.

Bagi Cravalho, kualitas tersebut jauh lebih penting daripada sekadar kemiripan fisik.

BUKAN SEKADAR MEWARISKAN PERAN

Hubungan antara Cravalho dan Laga’aia tidak berhenti setelah proses casting selesai.

Sebagai produser eksekutif, Cravalho memilih untuk mendukung Laga’aia tanpa terlalu banyak mengarahkan cara ia memerankan Moana. Ia ingin aktris berusia 19 tahun itu menemukan versinya sendiri terhadap karakter tersebut.

“Saya ingin dia memiliki ruang untuk menjadikan Moana sebagai miliknya sendiri,” ujar Cravalho.

Pendekatan itu sejalan dengan keputusan Cravalho beberapa tahun lalu untuk tidak kembali memerankan Moana dalam versi live-action.

Saat proyek tersebut diumumkan, ia mengatakan ingin “meneruskan tongkat estafet” kepada perempuan muda lain yang juga berasal dari komunitas Kepulauan Pasifik.

(BACA JUGA: Gagal Audisi Film ‘Wolverine’, Millie Bobby Brown Mengaku Hancur)

MOMEN PERTAMA YANG SULIT DILUPAKAN

Bagi Laga’aia, bertemu Cravalho untuk pertama kalinya menjadi salah satu momen paling berkesan selama proses produksi.

Dalam wawancara yang sama, ia bercerita bahwa begitu mendengar suara Cravalho, ia langsung mengenalinya.

“Itu Moana-ku,” kenangnya.

Pertemuan tersebut menjadi simbol peralihan dua generasi pemeran Moana, dari sosok yang memperkenalkan karakter itu kepada dunia pada 2016 ke aktris baru yang kini membawanya ke format live-action.

SAMA-SAMA MEMBAWA IDENTITAS KEPULAUAN PASIFIK

Cravalho juga mengatakan bahwa ada hubungan emosional yang kuat di antara mereka karena sama-sama berasal dari budaya Kepulauan Pasifik.

Cravalho lahir dan besar di Hawaii, sementara Laga’aia merupakan aktris berdarah Samoa yang tumbuh di Australia.

Menurutnya, keberagaman latar belakang tersebut justru memperkaya perjalanan Moana sebagai karakter yang merepresentasikan budaya Polinesia kepada penonton di seluruh dunia.

Bagi Cravalho, melihat semakin banyak talenta dari komunitas Pasifik mendapatkan ruang di layar lebar menjadi salah satu hal yang paling membanggakan dari proyek ini.

(Annisa Larasati, foto: beautifulballad.org)

Share