Simak fakta-fakta menarik soal Lamine Yamal yang disebut-sebut sebagai salah satu harapan bagi dunia sepak bola, khususnya Eropa.
Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Lamine Yamal sudah memecahkan berbagai rekor yang sebelumnya terasa mustahil untuk dicapai oleh pemain seusianya. Mulai dari debut di tim utama Barcelona pada usia 15 tahun, menjadi juara Euro 2024 bersama Spanyol, hingga tampil sebagai salah satu pemain paling bersinar di Piala Dunia 2026.
Namun, di balik prestasinya di lapangan, ada banyak cerita menarik yang membuat sosok Lamine Yamal semakin dikenal publik. Mulai dari kisah di balik namanya, foto masa kecil bersama Lionel Messi, hingga kebiasaan unik yang ia lakukan sebelum tidur.
MOSTEAM menjadi salah satu bagian dari orang-orang atau kalangan masyarakat yang turut tercuri perhatiannya oleh Yamal. Karena itu, melalui artikel ini MOSTEAM ingin mengajak MOSTROOPS untuk mengenal lebih jauh soal Lamine Yamal, lewat beberapa fakta unik berikut ini!
MAKNA DI BALIK SELEBRASI ANGKA ‘304’
Kalau kamu sering melihat Yamal membentuk angka 3-0-4 dengan jari-jarinya setelah mencetak gol, percayalah bahwa itu bukan sekadar gaya selebrasi.
Angka tersebut merupakan penghormatan kepada Rocafonda, lingkungan tempat ia dibesarkan di kota Mataró, Catalunya. Tepatnya, angka “304” berasal dari tiga digit terakhir kode pos daerah tersebut.
Bahkan saking pentingnya angka ini bagi Yamal, ia bahkan telah mendaftarkan merek dagang “304”, “LY304”, hingga gestur selebrasinya ke European Union Intellectual Property Office.
Angka tersebut juga terlihat pada sepatu Adidas F50 miliknya yang dipadukan dengan bendera Maroko dan Equatorial Guinea sebagai penghormatan terhadap akar keluarganya.
NAMA YANG MENYIMPAN KISAH HARU
Banyak orang mengira “Lamine” adalah nama depan dan “Yamal” adalah nama belakangnya. Padahal, nama lengkap pesepak bola ini adalah Lamine Yamal Nasraoui Ebana.
Nama “Lamine Yamal” diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada dua sahabat keluarganya yang membantu orangtuanya melewati masa sulit secara finansial sebelum ia lahir.
Sementara itu, “Nasraoui” merupakan nama keluarga sang ayah, sedangkan “Ebana” berasal dari keluarga ibunya. Nama “Lamine” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “dapat dipercaya”, sedangkan “Yamal” berarti “keindahan” atau “keanggunan”.
(BACA JUGA: Make It Like Runway, Penampilan Atlet Prancis di Piala Dunia Jadi Sorotan)
PERNAH BERTEMU MESSI SAAT BAYI
Ini adalah fakta yang mungkin paling banyak dibicarakan tentang Yamal. Sejak awal Piala Dunia 2026 dimulai, terkuak fakta-fakta menarik soal para atlet yang menunjukkan performa luar biasa selama pertandingan. Tidak terkecuali Yamal.
Salah satunya adalah terkuaknya fakta bahwa saat masih bayi, Yamal pernah muncul di kampanye UNICEF bersama Lionel Messi.
Kampanye tersebut dibuat pada tahun 2008 untuk sebuah kalender amal Barcelona yang bekerja sama dengan UNICEF. Saat itu, keluarga Yamal memenangkan undian untuk ikut dalam sesi pemotretan tersebut, sementara Messi menjadi pemain yang mendampingi mereka.
Bertahun-tahun kemudian, Yamal bergabung dengan akademi La Masia, tempat yang juga melahirkan Messi, hingga akhirnya menjadi salah satu penerus paling menjanjikan Barcelona. Persis seperti Messi.
Makanya ketika Spanyol dan Argentina bertemu di final Piala Dunia 2026, semua jadi terasa seperti takdir. Karena Yamal yang dulunya dikenal tumbuh dengan mengikuti jejak Messi, kini justru punya kesempatan besar untuk bertanding melawan sang legenda.
MEMECAHKAN REKOR DI USIA YANG SANGAT MUDA
Yamal melakukan debut bersama tim utama Barcelona pada April 2023 ketika baru berusia 15 tahun. Tidak lama kemudian, ia menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol untuk tim nasional Spanyol.
Ia juga membantu Spanyol menjuarai UEFA Euro 2024, menjadi salah satu pemain termuda yang memenangkan turnamen tersebut.
Di level klub, Yamal juga mencatat sejarah sebagai pemain termuda Barcelona yang mencapai 40 gol di semua kompetisi, memecahkan rekor yang telah bertahan lebih dari satu abad.
SEORANG GAMER SEJATI
Dalam sebuah wawancara, Yamal mengaku kalau takdir berkata lain; alias, jika ia tidak menjadi atlet sepak bola, ia mungkin akan menjadi seorang streamer. Spesifiknya adalah gamer.
Kecintaannya terhadap video game dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar ketika sang ibu menghadiahkan PlayStation 4.
Hingga kini, ia masih rutin memainkan berbagai game seperti Fortnite, Brawl Stars, Roblox, hingga Piano Tiles di iPad saat memiliki waktu luang.
Bahkan, ia pernah menyebut PlayStation sebagai “partner”, “sahabat”, sekaligus teman setianya.
PUNYA KEBIASAAN NGEMIL DI TENGAH MALAM
Di balik jadwal latihan yang padat, Yamal ternyata memiliki kebiasaan yang cukup unik. Ia mengaku sering tidur lebih awal agar bisa bangun di tengah malam hanya untuk makan biskuit. Bahkan, ia selalu menyimpan persediaan biskuit di samping tempat tidurnya.
Umur memang enggak bisa bohong ya, MOSTROOPS!
SANGAT MENYUKAI AROMA VANILA
Fakta terakhir mungkin terdengar sederhana, tetapi cukup menggambarkan sisi personal Yamal. Ia mengaku sangat menyukai aroma vanila.
Karena itu, hampir semua produk yang ia gunakan memiliki aroma serupa. Mulai dari sabun, lotion, parfum, lilin aromaterapi, hingga pengharum ruangan di rumahnya.
Kecintaannya terhadap aroma vanila bahkan sempat terlihat saat media mengunjungi rumahnya, di mana berbagai sudut ruangan dipenuhi lilin dan pengharum beraroma vanila.
(Rendy Aditya, foto: barcauniversal.com)
